Disangka Ladang Ganja, Polisi Malah Bongkar Tambang Bitcoin Ilegal

Tambang Bitcoin ilegal ini telah mencuri listrik dengan harga yang tak sedikit.

Agung Pratnyawan

Posted: Minggu, 30 Mei 2021 | 18:17 WIB
Ilustrasi Bitcoin. (Pixabay/MichaelWuensch)

Ilustrasi Bitcoin. (Pixabay/MichaelWuensch)

Hitekno.com - Tambang Bitcoin ilegal sering kali melakukan pencurian listrik untuk operasional, karenanya banyak diburu pihak berwenang.

Seperti kepolisian Inggris yang belum lama ini membongkar tambang Bitcoin ilegal dengan mencuri listrik untuk operasionalnya.

Padahal awalnya polisi menyangka tempat tersebut sebagai ladang ganja, karenanya menjadi pengawasan petugas.

Namun siapa sangka tempat di wilayah Birmingham, Inggris malah menjadi lokasi aktivitas penambangan aset kripto dengan ilegal.

Bahkan menurut laporan kepolisian, para pelaku telah mencuri listrik sampai ribuan poundsterling untuk menjalankan mesin-mesin penambang aset kripto.

Awalnya, polisi tengah melakukan pencarian di wilayah Sandwell pada 18 Mei lalu. Saat itu, pihak intelijen mengatakan bahwa tempat tersebut digunakan sebagai pertanian ganja.

Mengutip CNBC, Minggu (30/5/2021), polisi mendapati banyak kabel dan saluran ventilasi yang terlihat dari luar lokasi. Perangkat drone milik kepolisian juga mendeteksi adanya panas yang datang dari gedung.

Ilustrasi Bitcoin. (Pixabay)
Ilustrasi Bitcoin. (Pixabay)

Namun saat petugas memasuki gedung, mereka malah menemukan sekitar 100 komputer dan tidak ada ganja seperti yang diharapkan awalnya.

"Ini jelas bukan yang kami harapkan. Saya percaya ini hanya tambang crypto kedua yang kami temui di West Midlands," kata Jenifer Griffin, Sersan Kepolisian Sandwell.

Penambang Bitcoin menggunakan komputer yang dibuat khusus untuk menyelesaikan persamaan matematika kompleks, yang secara efektif memungkinkan transaksi bitcoin dilakukan.

Baca Juga: Marak Pencurian Listrik, Iran Resmi Larang Mining Cryptocurrency

Namun, seluruh proses ini membutuhkan banyak energi karena jumlah daya yang digunakan oleh komputer.

Bitcoin memiliki jejak karbon yang sebanding dengan Selandia Baru, di mana 36,95 megaton karbon dioksida dihasilkan dalam penambangan tersebut setiap tahunnya.

"Yang saya tahu, penambangan untuk cryptocurrency itu sendiri tidak ilegal, tetapi jelas mengabstraksi listrik dari pasokan listrik ke sumber listrik," kata Griffin.

Pihak kepolisian akhirnya menyita semua peralatan komputer tersebut, namun tidak ada pelaku yang ditangkap.

Itulah kesuksesan kepolisian Inggris yang membongkar praktek tambang Bitcoin ilegal dengan mencuri listrik yang awalnya disangka ladang ganja. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait Berita Terkini

Ojol tewas dilindas Barracuda Brimob menuai kritik keras dari dr. Tirta yang menyebut tindakan itu tidak masuk akal dan ...

internet | 09:27 WIB

Cara menghapus aplikasi bawaan HP Xiaomi tanpa root, mulai dari pengaturan, hapus langsung, hingga pakai aplikasi pihak ...

internet | 21:59 WIB

Cara mudah mengembalikan chat WhatsApp yang tak sengaja terhapus....

internet | 20:30 WIB

Bukannya dapat simpati, Ahmad Sahroni justru dihujat warganet setelah unggah komentar haters. Netizen sebut kualitas DPR...

internet | 18:59 WIB

Jadwal resmi CPNS 2025 dan cara pendaftaran online melalui SSCASN BKN. Siapkan dokumen dan pantau informasi terbaru....

internet | 18:40 WIB