Info Gaji Ratusan Juta Penduduk Indonesia Bocor di Internet, dari Mana?

279 juta data gaji penduduk Indonesia bocor di internet.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Kamis, 20 Mei 2021 | 17:27 WIB
Info Gaji Ratusan Juta Penduduk Indonesia Bocor di Internet, dari Mana?

Info Gaji Ratusan Juta Penduduk Indonesia Bocor di Internet, dari Mana?

hitekno.com - Kasus kebocoran data terjadi dan menimpa warga Indonesia. Yakni dengan munculnya klaim informasi gaji ratusan juta penduduk Indonesia telah bocor di Internet.

Diwartakan Suara.com, beredar kebocoran data penduduk Indonesia hingga 279 juta orang, Kamis (20/5/2021) yang menghebohkan netizen di Twitter.

Data ini, yang di dalamnya termasuk NIK dan bahkan gaji, diketahui dijual di forum online Raidforums.com pada 12 Mei 2021 lalu.

Data tersebut diunggah oleh sebuah akun bernama kotz. Dalam deskripsinya, data ini terdiri dari nama lengkap, KTP, nomor telepon, email, hingga alamat.

Akun tersebut juga memberikan 1 juta sampel untuk mengeceknya secara gratis dari total 279 juta data. Bahkan 20 juta data lainnya juga menampilkan foto pribadi.

Untuk mengaksesnya, ia memberikan tiga link yang terdiri dari https://bayfiles.com/73P2Gfv8u5/indonesia_zip,
https://anonfiles.com/B5P2G8v5u5/indonesia_zip, dan https://mega.nz/file/e94kgQgC#4HVek8Wrsv...YdonEWRgx0. Ketiga link ini bisa diunduh dan dibuka dengan password raidforums.

Selain itu, ia juga menampilkan username Telegram kotz1234567. Saat dikonfirmasi, akun ini membenarkan bahwa data tersebut memang darinya.

Ilusrasi Perlindungan Data Pribadi. (Pixabay/geralt)
Ilusrasi Perlindungan Data Pribadi. (Pixabay/geralt)

Bocoran data ini pertama kali diungkap oleh akun @ndagels. Dalam screenshot yang ditautkan, ia menyatakan kenapa kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia ini tidak ramai dibahas.

"Hayoloh kenapa ga rame ini data 279 juta penduduk indonesia bocor dan dijual dan bahkan data orang yg udah meninggal, kira - kira dari instansi mana?" kata @ndagels, dikutip pada Kamis (20/5/2021).

Di twit selanjutnya, ia memperlihatkan bahwa data ini berasal dari lembaga Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Disebutkan bahwa kumpulan data ini dijual seharga 0,15 Bitcoin atau sekitar Rp 87,6 juta.

Baca Juga: Lebaran Tanpa Mudik Trafik Data XL Axiata Naik 35%

Beberapa pengguna Twitter juga mengkonfirmasi bahwa data tersebut memang cocok apabila dicocokkan dengan media sosial, mulai dari akun Facebook, Instagram, hingga Ask FM.

Sementara pengguna lain juga menyampaikan jika data yang bocor hanya berlaku untuk yang memakai BPJS, bagi yang tidak mendaftar BPJS maka datanya tidak akan tercantum.

Suara.com mencoba menghubungi Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, namun hingga kini yang bersangkutan belum merespons.

Itulah bocornya data informasi gaji ratusan juta penduduk Indonesia di internet. (Suara.com/ Dicky Prastya).

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB