Teken Kontrak, Kominfo akan Bangun BTS 4G di Ribuan Desa Terpencil

BTS 4G akan dibangun di ribuan desa terpencil di Sumatera, NTT, Kalimantan, dan Sulawesi.


Posted: Sabtu, 30 Januari 2021 | 16:45 WIB
Teken Kontrak, Kominfo akan Bangun BTS 4G di Ribuan Desa Terpencil

Teken Kontrak, Kominfo akan Bangun BTS 4G di Ribuan Desa Terpencil

hitekno.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tanda tangai kontrak payung dengan Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data untuk penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate, mengatakan bahwa kontrak tersebut dilakukkan sebagai wujud akselerasi daya serap belanja negara untuk menjadi stimulus mendorong likuiditas agar segera mengalir pada perekonomian masyarakat dan perekonomian korporasi.

"Dalam rangka pembangunan the middle-mile dan last-mile infrastruktur telekomunikasi di Indonesia oleh BAKTI Kominfo, maka tim kerja BAKTI Kominfo mengambil inisiatif lebih awal pada kuartal keempat tahun 2020 untuk memulai proses pengadaan pembangunan infrastruktur TIK yang dimaksud," ujar Menkominfo dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/1/2021).

Menteri Plate menyatakan saat ini masih ada 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau oleh jaringan 4G dari total 83.218 desa/kelurahan di seluruh Indonesia, dan diharapkan supaya dapat diselesaikan di tahun anggaran 2021-2022.

Ilustrasi tower BTS jaringan telekomunikasi. (VMware)
Ilustrasi tower BTS jaringan telekomunikasi. (VMware)

Menurut Plate infrastruktur digital yang tangguh merupakan prasyarat untuk transformasi digital yang lebih merata dan menyeluruh. Koneksi internet dan jaringan telekomunikasi yang baik akan meningkatkan partisipasi publik di ruang digital sekaligus memperluas akses masyarakat untuk memperoleh manfaat digitalisasi.

"Dalam jangka panjang hal ini tidak saja untuk mempercepat pulihnya perekonomian Indonesia, namun juga dapat meningkatkan kapasitas perekonomian Indonesia," kata Menkominfo.

Setelah penandatanganan kontrak ini, Kemitraan Fiberhome – Telkom Infra – Multitrans Data segera akan melaksanakan pembangunan BTS 4G di Paket 1 dan Paket 2 selama 2 tahun (2021 – 2022) dan diteruskan dengan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan terhadap jaringan BTS 4G yang telah dibangun beserta seluruh perangkat dan infrastruktur pendukungnya. Nilai total dari kedua paket tersebut setara dengan sekitar Rp 7,5 triliun.

Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif, mengatakan konsorsium ini telah melalui seleksi yang ketat, yang menurut laporan dari kelompok kerja pengadaan, paling layak untuk mengerjakan untuk target waktu yang telah ditetapkan.

"Harapannya dengan penandatangan pagi ini kami Kominfo bisa memulai sebuah pekerjaan yang mulia untuk memastikan proses transformasi digital ini bisa segera dimulai dan bisa dinikmati oleh seluruh sektor, seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia," ujar Anang.

Paket 1 mencakup 1.364 desa dan kelurahan yang terdiri atas 132 desa/kelurahan di Sumatera (Area 1), 456 desa/kelurahan di Nusa Tenggara (Area 2), dan 776 desa/kelurahan di Kalimantan (Area 3).

Baca Juga: Gabut, Pria Ini Melancong Beli McFlurry di McDonald's Kota Lain

Sedangkan Paket 2 nantinya mencakup 1.336 desa dan kelurahan yang terdiri atas 536 desa/kelurahan di Sulawesi (Area 4), dan 800 desa/kelurahan di Maluku (Area 5). (Suara.com/Liberty Jemadu)

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB