Internet

Kehebohan Netizen Membahas Teori Naruto Mati

Rilisanya Boruto chapter 51 memicu teori netizen akan kematian Naruto.

Agung Pratnyawan

Meme Melayat Naruto. (Twitter)
Meme Melayat Naruto. (Twitter)

Hitekno.com - Naruto Uzumaki, karakter ninja dari manga karangan Masashi Kishimoto masih jadi pembahasan hangat netizen. Terlebih sesusai dirilisnya Boruto chapter 51 yang memicu teori Naruto mati.

Sontak netizen dibuat heboh, terlebih penggemar kisah ninja ini. Bahkan pembicaraan soal Naruto mati ini makin ramai di Twitter.

Hingga hari ini, Jumat (23/10/2020), tagar #Naruto menduduki Trending Topik Twitter Indonesia dengan jumlah cuitan lebih dari 25.400 tweet. Kabar kematian Naruto itu menuai beragam respon dari netizen.

Naruto menjadi pebincangan usai manga Boruto chapter 51, beredar luas karena ada kemungkinan bahwa Naruto akan mati saat melawan Isshiki Otsutsuki.

Cerita yang menggantung di akhir episode itu, membuat warganet bertanya-tanya dan merasa sedih karena adanya kemungkinan komikus akan mematikan karakter tersebut.

Di antara cuitan-cuitan sedih dan ucapan terima kasih atas cerita perjalanan Naruto selama ini, tak sedikit netizen yang ramai membicarakan teori ataupun kemungkinan lain atas kematian Naruto.

Naun tak sedikit netizen yang percaya kalau sosok Hokage tersebut tidaklah sampai mati dalam Boruto chapter 51.

Cuitan warganet bahas teori Naruto. [Twitter]
Cuitan netizen bahas teori Naruto. [Twitter]

Sebagian besar netizen percaya bahwa Kishimoto tidak akan mematikan Naruto di episode selanjutnya.

"Naruto tidak akan mati di Boruto Chapter 51. Alasannya, jika Naruto mati itu masih terlalu cepat untuk perkembangan karakter baru. Jika Naruto mati pasti banyak fans yang tidak bisa menerimanya dan itu akan membuat anime Boruto akan mengalami kehancuran dan bisa-bisa tidak laku," tulis akun @mbramantiowbw seraya mengunggah gambar berisi beberapa alasan lain mengenai kabar kematian Naruto tersebut.

"Apakah Naruto mati demi dongkrak rating Boruto? Hmm konspirasi yang sangat a**," komentar @hrkristi_.

"Kalaupun dia mati pasti bakal dibuat cara agar dia hidup kembali. Kalaupun dia mati selamanya, gue yakin series Boruto bakal jadi series yang nggak masuk timeline Naruto, senasib seperti Dragon Ball GT. Gue yakin karena kiblat Masashi Kishimoto itu Akira Toriyama," tambah @BianchoJ.

Meski begitu, ada beberapa netizen yang berpikir bahwa kematian Naruto juga dapat terjadi. Benarkah Naruto mati?

"Inget bro, judulnya udah bukan Naruto lagi, tapi Boruto. Hal apa saja bisa terjadi kecuali karakter utama dan di sini Naruto sudah bukan karakter utama lagi, walaupun dia penting #Naruto #Hinata #Konoha," cuit @tofel37.

Cuitan warganet bahas teori Naruto. [Twitter]
Cuitan netizen bahas teori Naruto. [Twitter]

"Tapi bisa aja loh kalau mau pengembangan karakter baru harus ada yang dikorbankan. Terus kreator juga di sisi lain bakal ngebuat mind blown gitu loh. Ini pendapat aja sih, balik lagi ke kreatornya. Apapun yang terjadi Naruto tetap di hati!" ungkap @uzumakitano.

Kemungkinan besar, jawaban atas akhir hidup Naruto sendiri baru diketahui di Boruto chapter 52 sehingga para pembaca harus sabar menunggu hingga 21 November mendatang.

Benarkah Naruto mati seperti dalam teori-teori netizen, ataukan ayah Boruto ini bisa selamat? Kita nantikan saja jawabannya di chapter baru manga karya Masashi Kishimoto ini. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait