Internet

Fadli Zon Ragukan Omnibus Law, Netizen: Bersuara di Medsos Apa Gunanya?

Menanggapi cuitan Fadli Zon yang akhirnya bersuara mengenai Omnibus Law, netizen lalu menyampaikan komentar beragam terkait hal ini.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Fadli Zon. (Suara.com/Novian)
Fadli Zon. (Suara.com/Novian)

Hitekno.com - Usai disahkan pada Senin (5/10/2020) lalu, Omnibus Law Cipta Kerja memicu berbagai pro dan kontra di media sosial. Turut buka suara, Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya ikut menyampaikan keraguan atas RUU tersebut.

Pendapat Fadli Zon mengenai Omnibus Law ini ia sampaikan melalui akun @fadlizon pada Selasa (6/10/2020). Cuitan politisi Gerindra ini langsung saja memicu berbagai komentar dari netizen yang justru mempertanyakan aksi Fadli Zon ini.

Dalam cuitannya, Fadli Zon menyebut bahwa ketetapan terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini terlalu mendadak karena berdasarkan suara mayoritas.

Lebih lanjut menurutnya, undang-undang ini belum tentu dapat menjadi obat mujarab untuk resesi ekonomi nantinya. Seakan meragukan Omnibus Law ini, Fadli Zon mengibaratkan hal ini dengan diagnosa dan resep yang tentunya saling berhubungan.

''Omnibus Law RUU Cipta Kerja telah disahkan @DPR_RI sore tadi. Sangat mendadak. Keputusan tentu berdasarkan suara mayoritas. Saya melihat UU ini belum tentu menjadi panacea (obat mujarab) menghadapi resesi ekonomi. Salah diagnosa, bisa salah resep'' tulis Fadli Zon.

Fadli Zon buka suara terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (twitter/fadlizon)
Fadli Zon buka suara terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (twitter/fadlizon)

 

Menanggapi cuitan Fadli Zon yang akhirnya bersuara mengenai Omnibus Law, netizen lalu menyampaikan komentar beragam terkait hal ini.

''Tapi Gerindra, partai anda bernaung ikut menyetujuinya bang. Kenapa anda tidak bersuara dalam sidang dewan? Bersuara di medsos apa gunanya?'' balas salah satu netizen.

''Lah bukannya Partai Gerindra mendukung, jadi apa artinya omongan ini bang? Dah macam stand up comedy saya lihat'' komentar netizen lainnya.

Demo tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Demo tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

 

''Ini gimana ya, kalian yang mengesahkan, kalian pura-pura mengkritisi di medsos, kalian itu bicara di sidang, bukan di sini'' ungkap netizen.

Sebagai informasi, RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini disepakati oleh 7 fraksi yang terdiri dari PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP, PAN dan Gerindra yang merupakan partai tempat Fadli Zon bernaung.

Cukup menimbulkan perdebatan di media sosial, hingga kini cuitan Fadli Zon terkait Omnibus Law ini sudah mendapat ratusan retweets dan balasan beragam dari netizen.

Berita Terkait