Internet

Kisah Didik Nini Thowok Ikut Lathi Challenge, Sisipkan Pesan Tersembunyi

Tak hanya ikut meramaikan Lathi Challenge, Didik Nini Thowok menyematkan pesan tersembunyi di baliknya.

Agung Pratnyawan

Didik Ninik Thowok ikut Lathi Challenge (YouTube/didikninithowok).
Didik Ninik Thowok ikut Lathi Challenge (YouTube/didikninithowok).

Hitekno.com - Sempat viral di media sosial Lathi Challenge, bahkan Didik Nini Thowok pun ikutan tantangan tersebut. Namun siapa sangka, seniman kawakan ini langsung bikin heboh netizen.

Ternyata ia membutuhkan persiapan yang tidak mudah untuk mengikuti Lathi Challenge yang viral di media sosial. Bahkan sampai membutuhkan waktu tiga hari untuk persiapan.

Hasilnya, video tantangan yang diikutinya pun membuat geger netizen di media sosial. Sosok Didik Nini Thowok pun jadi sorotan.

Bukan sekadar menunjukkan kemampuan menarinya, Eyang Didik juga menyisipkan pesan tersembunyi lho di balik video Lathi Challenge.

Saat ditemui di Sanggar Tarinya, Didik Nini Thowok menceritakan bahwa awal mulanya ia mengetahui adanya video tersebut dari anaknya yang baru lulus SMP.

Saat pertama melihatnya, pria yang pernah menjadi Dosen Tari tersebut mengaku tertarik, mendengar ada tembang jawa yang dibawakan oleh generasi muda. 

"Eyang tertarik, karena ada anak muda yang membawakan budaya Indonesia," ujar Didik, Sabtu (10/7/2020). 

Didik Nini Thowok saat ditemui di sanggarnya, Sabtu (11/7/2020). [Mutiara Rizka M / SuaraJogja]
Didik Nini Thowok saat ditemui di sanggarnya, Sabtu (11/7/2020). [Mutiara Rizka M / SuaraJogja]

 

Dengan dorongan dari anak dan orang-orang dari yayasan, Didik kemudian mulai merencanakan membuat video tersebut. Ada empat kostum dan delapan karakter yang dibawakan, yang mana setiap karakter menunjukkan dualisme yang ada dalam diri setiap manusia. 

Bagi Didik lagu lathi sendiri menggambarkan kemarahan seorang perempuan yang direpresentasikan dalam wujud mahluk-mahluk yang menyeramkan. Dari delapan karakter yang ditunjukkan, Didik ingin menunjukkan kemarahan perempuan dari berbagai negara, suku dan ras semuanya sama.

"Itukan simbol, bahwa perempuan itu kalau marah bisa menyeramkan," terangnya. 

Didik berharap, melalui video tantangan ini ia bisa membenarkan persepsi yang salah mengenai tembang Jawa. Ia sempat tergelitik dengan munculnya pendapat, bahwa Lathi Challenge untuk memanggil setan.

Menurutnya, persepi bahwa tembang Jawa merupakan media pemanggil setan adalah sebuah pembodohan. 

"Tembang jawa itu punya makna yang beragam. Memaknai tembang itu juga tidak mudah," imbuh Didik Nini Thowok. 

Didik Nini Thowok ikut Lathi Challenge (Twitter).
Didik Nini Thowok ikut Lathi Challenge (Twitter).

 

Pembuatan video kurang lebih memakan waktu selama tiga hari. Mulai dari konsep kemudian pembuatan make up cantik dan make up jelek. Dalam satu kali tatanan rias bisa mencakup waktu hingga satu jam. Pada setiap karakter, ia menggambarkan ekspresi kemarahan seorsang wanita dalam segala bentuk. 

Didik sengaja membuat video tersebut juga untuk menimbulkan rasa penasaran dari generasi muda. Dengan begitu, ia memiliki kesempatan dan perhatian untuk menyampikan pentingnya tradisi, filosofi yang ada didalamnya. Terpenting, Didi berharap bisa meluruskan persepsi generasi muda yang menganggap tembang jawa sebagai hal yang berbau mistis. 

"Belajar, belajar, belajar. Jadilah generasi muda yang smart, tapi berbudaya," pesan didi untuk generasi muda.  

Ia menyampaikan bahwa budaya merupakan identitas bangsa Indonesia. Kedepannya Didik akan terus menunjukkan video-video mengenai budaya Indonesia dari akun YouTube pribadinya. Termasuk tradisi dan budaya yang menggambarkan penggunaan bunga dan sebagainya. Ia berharap generasi muda agr mau belajar dan melestarikan budaya Indonesia.  

Itulah di kisah di balik video Lathi Challenge dari Didik Nini Thowok. Tak hanya ikutan meramaikan, ia menyematkan pesan tersembunyi di baliknya. (SuaraJogja.id/ Mutiara Rizka Maulina).

Berita Terkait