Internet

Terkait Keamanan Data Pribadi, Ninja Ikut Hapus Aplikasi TikTok

Ninja dengan tegas menghapus aplikasi TikTok dari semua perangkat miliknya.

Agung Pratnyawan

Tyler Blevins alias Ninja. (Instagram/ Ninja)
Tyler Blevins alias Ninja. (Instagram/ Ninja)

Hitekno.com - Streamer ternama, Ninja mengumumkan dirinya telah menghapus aplikasi TikTok di semua perangkat miliknya. Kenapa ia melakukan hal ini?

Pemilik nama asli Tyler Blevins ini menyampaikan penghapusan aplikasi TikTok dari semua perangkatnya ini melalui akun media sosial Twitter miliknya.

Termasuk alasan kenapa ia menghapus, juga disampaikan streamer ternama ini lewat akun Twitter @Ninja pada 1 Juli 2020 kemari.

Tidak lain alasan penghapusan aplikasi TikTok ini karena masalah data pribadi. Masalah yang sedang dihadapi layanan video pendek asal China ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, aplikasi TikTok mendapatkan tuduhan menjadi mata-mata pemerintah China dengan mengumpulkan data pengguna.

Streamer ternama, Ninja memutuskan untuk hapus aplikasi TikTok di semua perangkat miliknya. (Twitter/ Ninja)
Streamer ternama, Ninja memutuskan untuk hapus aplikasi TikTok di semua perangkat miliknya. (Twitter/ Ninja)

 

Diketahui, pemerintah China menerbitkan aturan yang meminta layanan maupun aplikasi yang beroperasi di negaranya untuk menyerahkan data pengguna.

Terkait aturan ini, beberapa aplikasi asal China termasuk TikTok pun menjadi sorotan terkait keamanan data pribadi dari para pengguna.

Seperti India, yang telah meluncurkan larangan untuk menggunakan sejumlah aplikasi buatan China. Termasuk aplikasi TikTok di dalamnya.

Hal ini karena ketakutan penyalahgunaan data pengguna oleh pemerintah China. Sehingga dianggap membahayakan data pribadi warga India.

Selain itu, diduga pemerintah AS juga tak lama lagi akan memblokir layanan aplikasi TikTok karena dianggap membahayakan keamanan data pengguna.

Ilustrasi aplikasi TikTok. (TikTok)
Ilustrasi aplikasi TikTok. (TikTok)

 

Di lain sisi, TikTok sendiri membantah menyalahgunakan data pribadi untuk diserahkan ke China. Disampaikan kalau data pengguna di China saja yang diserahkan.

Namu persoalan penambangan data pribadi bukan perta kali dituduhkan ke aplikasi TikTok. Karena itu banyak phak termasu Ninja khawatir akan keamanannya.

Berita Terkait