Berita Hoaks Menyebar Lewat WhatsApp, Ini 5 Langkah Mudah Mencegahnya

WhatsApp memiliki langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran berita hoaks tersebut.


Posted: Kamis, 19 Maret 2020 | 16:15 WIB
Berita Hoaks Menyebar Lewat WhatsApp, Ini 5 Langkah Mudah Mencegahnya

Berita Hoaks Menyebar Lewat WhatsApp, Ini 5 Langkah Mudah Mencegahnya

hitekno.com - Terkait penyebaran virus corona COVID-19 menjadi topik utama perbincangan di masyarakat. Seiring dengan berita tersebut, tersebar juga hoaks yang beredar melalui media sosial bahkan WhatsApp. Beberapa dari mereka tak menyadari jika berita yang dikirimnya mungkin saja merupakan informasi yang salah satu hoaks. 

Namun, WhatsApp memiliki langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran berita hoaks tersebut. Berikut lima tips untuk mencegah penyebaran berita hoaks terkait virus Corona di WhatsApp:

1. Kenali berita palsu

Perhatikan tanda-tanda yang dapat membantu pengguna memutuskan apakah informasi itu palsu. Misalnya, pesan yang diteruskan tanpa sumber atau tanpa bukti. Foto, video, bahkan rekaman suara dapat direkayasa untuk menyesatkan pengguna.

2. Pertimbangkan kembali sebelum membagikan pesan yang diteruskan

Pesan dengan label "Diteruskan" atau Forwarded membantu pengguna untuk mengetahui apakah pesan tersebut ditulis oleh teman atau kerabat, atau apakah pesan tersebut sebenarnya berasal dari orang lain.

Ketika pesan diteruskan dari satu pengguna ke pengguna lain lebih dari lima kali, pesan ini akan ditandai dengan ikon ‘panah ganda’ untuk menunjukan bahwa pesan tergolong ‘Banyak Diteruskan’ (Highly Forwarded), dan mungkin berpotensi mengandung informasi yang keliru.

3. Bantu hentikan penyebaran

Jika pengguna menyadari bahwa sebuah informasi tidak terlihat benar atau membuat klaim medis tidak resmi, tanyakan kepada pengirim apakah mereka dapat memverifikasi informasi tersebut. Jangan teruskan pesan hanya karena orang lain meminta pengguna untuk melakukannya, meskipun orang tersebut merupakan teman pengguna.

Ilustrasi berita hoaks [Suara.com]
Ilustrasi berita hoaks [Suara.com]

4. Verifikasi dengan sumber lain

Baca Juga: Pasien Pertama Virus Corona Covid-19 Akhirnya Ditemukan, Pria 55 Tahun

Cari faktanya secara online dan periksa situs yang dapat dipercaya seperti WHO, kementerian kesehatan, atau situs berita terpercaya untuk mengetahui dari mana tautan berita atau artikel itu berasal.

5. Laporkan pesan atau akun pengguna yang terbukti membagikan informasi tidak akurat

WhatsApp mendorong pengguna agar melaporkan konten, kontak, grup yang bermasalah. Pengguna dapat melaporkan segala informasi dalam aplikasi WhatsApp dengan mengakses Pengaturan atau Setelan > Bantuan > Hubungi Kami.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB