Sesalkan Perusakan Musala di Minahasa, Akun Kementerian Agama Dituding Hoax

Telah dikonfirmasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi bahwa aksi perusakan musala di Minahasa Utara ini adalah disinformasi.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Posted: Senin, 03 Februari 2020 | 12:26 WIB
Perusakan musala di Minahasa Utara. (twitter/HusinShihab)

Perusakan musala di Minahasa Utara. (twitter/HusinShihab)

Hitekno.com - Belum lama ini, video perusakan musala di Minahasa Utara menjadi topik hangat di media sosial. Ikut menyesalkan aksi perusakan musala ini, akun Twitter Kementerian Agama menyampaikan rasa dukanya. Sayangnya, akun tersebut justru dituding hoax oleh netizen.

Sebelumnya, pada Jumat (31/1/2020), sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang melakukan perusakan rumah ibadah di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut nampak beberapa orang yang merusak bangunan musala, dari tembok, kain pembatas shaf antara wanita dan pria, hingga atap musala.

Mengutip Suara.com, Wakil Ketua Komisi Hukum MUI Pusat, Anton Tabah menilai bahwa perlu adanya peningkatan komunikasi antar umat beragama agar hal serupa tidak kejadian di masa depan.

Mengenai hal ini, Kementerian Agama RI melalui akun Twitter-nya @Kemenag_RI menyampaikan duka dan menyesalkan aksi vandalisme yang terjadi di Musala Al Hidayah di Minahasa Utara ini.

Perusakan musala di Minahasa Utara. (twitter/Kemenag_RI)
Perusakan musala di Minahasa Utara. (twitter/Kemenag_RI)

''Menag sesalkan perusakan Musala Al Hidayah di Minahasa Utara. Menag apresiasi kinerja aparat. Surat rekomendasi pendirian masjid sudah terbit. Deklarasi damai sudah dikeluarkan'' tulis @Kemenag_RI dalam cuitannya.

Sayangnya, cuitan ini justru dituding hoax oleh netizen. Pasalnya, telah dikonfirmasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi bahwa aksi perusakan musala di Minahasa
Utara ini adalah disinformasi.

''Wahai admin @Kemenag_RI jangan sebar hoax. Yang dirusak itu bukan musala tapi balai pertemuan,'' ungkap akun @Kars104.

Perusakan musala di Minahasa Utara. (Kominfo)
Perusakan musala di Minahasa Utara. (Kominfo)

Dalam artikel disinformasi yang terbit di situs resmi Kominfo, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa peristiwa ini bukanlah perusakan musala melainkan perusakan Balai Pertemuan Umat (BPU) Muslim di Perum Griya Agape.

Walaupun telah menyampaikan rasa sesalnya terkait perusakan musala di Minahasa Utara ini, banyak netizen yang menuntut agar informasi tersebut segera diralat sebelum menimbulkan disinformasi lainnya ke depannya.

Baca Juga: Anti Mainstream, Toilet dengan Taburan Lemon dan Es Batu Ini Jadi Sorotan

Berita Terkait Berita Terkini

Cara mudah mengembalikan chat WhatsApp yang tak sengaja terhapus....

internet | 20:30 WIB

Bukannya dapat simpati, Ahmad Sahroni justru dihujat warganet setelah unggah komentar haters. Netizen sebut kualitas DPR...

internet | 18:59 WIB

Jadwal resmi CPNS 2025 dan cara pendaftaran online melalui SSCASN BKN. Siapkan dokumen dan pantau informasi terbaru....

internet | 18:40 WIB

Aksi demonstrasi besar-besaran dengan tuntutan 'pembubaran DPR RI' yang digelar berbagai elemen di depan gedung DPR RI....

internet | 17:55 WIB

Cara mudah untuk membuka HP yang terkunci dengan nomor darurat....

internet | 17:30 WIB