Kominfo Akui Sebanyak 300.000 Url Hoaks Terkait Papua Disebar di Internet

Serangan hoaks terkait Papua disebar dengan sengaja oleh para buzzer yang saling terkoneksi.

Dinar Surya Oktarini
Sabtu, 31 Agustus 2019 | 21:00 WIB
Ilustrasi informasi palsu alias hoaks. [Shutterstock]

Ilustrasi informasi palsu alias hoaks. [Shutterstock]

Hitekno.com - Terkait kerusuhan di Papua yang tersebar di Internet, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan ada lebih dari 300.000 uniform resource locator (URL) hoaks

Ferdinandus berujar ratusan ribu URL itu juga yang telah diblokir pemerintah agar tak sampai kepada masyarakat di Papua. Hal itu ia sampaikan saat menanggapi pemblokiran akses internet di Papua yang hingga kini masih diberlakukan.

"Per hari ini sejak tanggal 18 Agustus, lebih dari 300.00 url hoaks yang kalau kita buka ke Papua, saya tidak bisa membayangkan akan terpapar ke saudara-saudara kita di Papua untuk menerima hoaks. Terutama hasutan provokatif yang kemudian dapat melukai perasaan saudara-saudara kita di Papua, 300.000 URL," tutur Ferdinandus di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: KKN Desa Penari Viral, Ini Klarifikasi Pemilik Akun SimpleMan

Berdasarkan penelurusan, kata dia, serbuan ratusan ribu url hoaks itu bersumber dari dalam dan luar negeri. Kendati demikian, Kemenkominfo langsung menindaklanjuti dengan pemblokiran akses ke alamat hoaks tersebut.

Ilustrasi informasi palsu alias hoaks. [Shutterstock]
Ilustrasi informasi palsu alias hoaks. [Shutterstock]

"Perlakuan kita sama. Bukan dari mana sumber hoaks itu berasal, tapi konten hoaksnya. Mau dari luar, dari dalam, tindakan yang diambil Kominfo sama yakni memblokir kontennya, akunnya dan kemudian kalau di dalam negeri proses penegakan hukumnya kita berkerja sama dengan Polri untuk proses penegakkan hukumnya," kata Ferdinandus.

Ia mengatakan serangan hoaks itu dilakukan dengan sengaja oleh para buzzer yang memiliki koneksi. Sehingga penyebaran hoaks di media sosial tersebut cukup cepat.

Baca Juga: Heboh KKN Desa Penari, Ini Versi Kocak yang Dibuat Netizen Twitter

"Belakangan ini, isu diakumulasi dikuatkan oleh buzzer-buzzer yang terkoneksi satu sama lain. Mereka saling me-retweet, saling mem-blow up me-reply, meng-comment satu sama lain. Sehingga terjadi trending dan cukup viral di medsos," tandasnya.(Suara.com/Novian Ardiansyah)

Berita Terkait

TERKINI

Tersangka mengancam dengan pistol Nintendo, yang dicat semprot menjadi hitam agar terlihat seperti senjata api sungguhan.
internet | 15:01 WIB
Gmail mau bikin fitur centang biru untuk identifikasi penipu, malah muncul celah keamanan baru.
internet | 20:06 WIB
Lagu Yellow-nya Coldplay yang dinyanyikan oleh Aldi Taher bahkan menjadi populer.
internet | 19:17 WIB
Media sosial TikTok baru-baru ini dipenuhi dengan konten mie instan yang disajikan dalam wadah kotak.
internet | 19:08 WIB
Memudahkan, coba cara menggunakan kalkulator tanggal jadian untuk menghitung lama pacaran ini.
internet | 10:16 WIB
Memudahkan tanpa aplikasi tambahan untuk hitung BMI, gunakan situs kalkulator berat badan ideal.
internet | 09:46 WIB
Pisah dari Telkom, IndiHome akan merger dengan Telkomsel. Begini rinciannya.
internet | 20:20 WIB
Perdana live di TikTok, Inara Rusli mendapat gift yang jika dirupiahkan menjadi Rp 1 miliar.
internet | 19:29 WIB
Nia Ramadhani pernah mengungkap nilai belanja makanan selama satu tahun periode November 2021 hingga November 2022 lewat aplikasi online.
internet | 19:20 WIB
Asisten AI Tingwu ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, baik pengguna pribadi maupun perusahaan.
internet | 14:29 WIB
Ada pihak yang menggunakan spyware untuk memata-matai pejabat ini dan mempengaruhi penyelidikannya terkait kasus penculikan yang melibatkan aparat dan kartel narkoba.
internet | 14:02 WIB
Blibli sendiri mencatat kenaikan cukup signifikan padatraffickebutuhantravelingtahun lalu yang mencapai 233% persen pada periode jelang libur sekolah anak.
internet | 10:16 WIB
Para alumni SSI kini mencatatkan pendanaan senilai 65,8 juta dolar AS atau setara Rp 977,6 miliar.
internet | 21:12 WIB
Akun Whale ini memindahkan hingga 500 miliar token SHIB ke bursa kripto HotBit.
internet | 20:59 WIB
Puluhan peneliti kecerdasan buatan mulai menunjukkan kegusaran atas AI, ini sebabnya.
internet | 20:42 WIB
Muncul kekhawatiran bahwa teknologi ini dapat memberikan akses terhadap aktivitas online dan keberadaan nyata seseorang.
internet | 20:25 WIB
Dalam video itu, ibunda Gempi yang memiliki nama asli Gisella Anastasia terlihat tengah asik berduaan dengan seorang pria.
internet | 17:37 WIB
Salah satu aksesoris Nagita Slavina yang harganya mahal adalah jepit rambul mungil ini.
internet | 17:21 WIB
Tampilkan lebih banyak