Pria Ini Kerja 14 Jam/Hari Jadi Pengantar Makanan Demi Nikahi Sang Kekasih

Kerja keras pria ini bikin netizen salut.

Agung Pratnyawan

Posted: Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:38 WIB
Bekerja 14 jam sehari demi nikahi sang kekasih.(Twitter/Syafieqisa)

Bekerja 14 jam sehari demi nikahi sang kekasih.(Twitter/Syafieqisa)

Hitekno.com - Seorang pria akan rela melakukan apapun demi pujaan hatinya. Seperti pria satu ini, yang rela kerja keras banting tulang sebagai pengantar makanan demi nikahi sang kekasih

Seorang lelaki di Negeri Jiran, Malaysia bernama Amirul Syafieq, baru-baru ini mendapat pujian setinggi langit dari netizen di sana. 

Pasalnya, ia bekerja ekstra keras menjadi pengantar makanan di dua vendor sekaligus yaitu restoran cepat saji McDonalds dan Grab.

Menurut Pengakuannya, ia bekerja delapan jam sehari sebagai pengantar makanan bagi McDonalds, selepas itu, enam jam ia habiskan untuk mengantar makanan via GrabFood.

Kerja kerasnya bukan tanpa tujuan, ia memiliki niat mulia mengumpulkan modal sebagai persiapan untuk nikahi sang kekasih yang bernama Fatin Farzana.

Kisahnya viral sejak unggahannya di media sosial Twitter mendapat respons dari banyak netizen lain dan membagikannya. 

Banyak netizen yang memuji kesungguhan dan tekadnya dalam usahanya menghalalkan kekasihnya. Doa dari netizen pun mengalir merespons unggahan dari Syafieq.

Bekerja 14 jam sehari demi nikahi sang kekasih.(Twitter/Syafieqisa)
Bekerja 14 jam sehari demi nikahi sang kekasih.(Twitter/Syafieqisa)

"Semoga dilimpahi rezeki yang banyak," tulis @iqmnalhakim mendoakan.

"All the best for you~ InsyaAllah semoga dipermudahkan segala urusan dan dimurahkan rezeki. fighting," tambah @qolaahhh.

Tak hanya dari netizen, beberapa media di Malaysia juga mengangkat kisah kerja keras Syafieq. Dari Harian Metro Malaysia hingga Siakap Keli menuliskan kisahnya yang luar biasa.

Baca Juga: Begini Kehebohan Pernikahan Fans JKT48, Ramai-ramai Jingkrak di Resepsi

Itulah aksi pria Malaysia yang kerja keras menjadi pengantar makanan demi nikahi sang kekasih. (Suara.com/ Angga Roni Priambodo).

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB