Internet

Penemuan Kepala di Pinggir Jalan yang Buat Heboh Warga Filipina

Menurut warga, kepala tersebut milik korban pembunuhan yang dimutilasi.

Rauhanda Riyantama | Amelia Prisilia

Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)
Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)

Hitekno.com - Baru-baru ini sebuah kisah penemuan kepala di Filipina, sukses membuat warga sekitar heboh.

Berbagai foto-foto saat kepala tersebut ditemukan langsung viral di media sosial, hingga ke Indonesia.

Kejadian tersebut bermula saat salah satu warga melihat bentuk yang aneh tergeletak di pinggir jalan. Setelah diperhatikan, bentuk aneh tersebut memiliki rambut berwarna hitam panjang.

Warga langsung berspekulasi jika bentuk berambut yang dibungkus kain berwarna putih adalah kepala manusia.

Setelah kabar tersebut beredar, warga langsung berkumpul di TKP yang terletak di salah satu jalanan Filipina.

Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)
Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)

Tidak ada yang berani mendekat dan menyentuh kain putih tersebut, warga lalu buru-buru menghubungi pihak berwajib untuk memeriksanya.

Menurut warga, kepala tersebut milik korban pembunuhan yang dimutilasi.

Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)
Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)

Polisi yang datang ke tempat kejadian lalu memasang barikade dan mengisolasi area yang sudah ramai dengan warga tersebut.

Setelah berani mendekat, ternyata kepala tersebut adalah kepala mannequin atau boneka pajangan yang biasanya ada di toko busana.

Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)
Penemuan kepala di Filipina. (TNP Media)

Warga yang sebelumnya ketakutan langsung bubar dari lokasi kejadian.

Banyak yang merasa dikerjai dan marah karena waktunya terbuang sia-sia menantikan si kepala yang ternyata adalah mannequin.

"haha udh serius dari pertama akhir nya emosi juga lihat nya" tulis @charles_ginting07.

"Positif thinking aja.. mungkin lg ngeprank" tulis @_isss_.

"Tega amet kepala boneka digituin V:" komentar @muhammadrabdilah.

Berikut video reaksi warga yang diunggah oleh akun Facebook bernama Lourdes Salazar Gutierrez.

Berita Terkait