Gadget

Peringatan Intel, Krisis Chip Bakal Berlanjut sampai 2024

Sebelumnya diprediksi sampai 2023, tapi kini diperkirakan krisis chip berlangsung lebih lama lagi.

Agung Pratnyawan

Prosesor Intel Core Generasi 12. (Intel)
Prosesor Intel Core Generasi 12. (Intel)

Hitekno.com - Krisis chip masih menjadi masalah global yang berdampak ke berbagai lini. Sayangnya, krisis chip ini bakal berlangsung lebih lama ini seperti prediksi dari CEO Intel, Pat Gelsinger.

Bos Intel ini memberikan peringatan kalau krisis chip yang melanda industri saat ini bakal berlanjut sampai tahn 2024 mendatang.

Alasannya, fenomena tersebut juga dipengaruhi oleh terbatasnya alat-alat yang dibutuhkan untuk memproduksi chip.

"Kami percaya krisis semikonduktor secara keseluruhan akan terus berlangsung hingga 2024," kata Gelsinger, dikutip dari IGN, Kamis (5/5/2022).

Pat Gelsinger sebelumnya memperkirakan kalau krisis chip ini akan terus berlanjut hingga 2023. Namun prediksi ini direvisi dengan perkiraan berlangsung lebih lama.

Karena faktor alat produksi yang terkendala ketersediaanya, fenomena tersebut bakal terus berlangsung dalam dua tahun ke depan.

Meskipun krisis chip amat berdampak ke berbagai industri, Gelsinger mengaku kalau Intel mampu mengatasinya dengan baik dan bisa memenuhi permintaan konsumennya.

Chip 12th Gen Intel Core. (Intel)
Chip 12th Gen Intel Core. (Intel)

Sejak tahun 2020, krisis chip memang berpengaruh ke banyak industri, termasuk game. Efek yang paling terasa adalah kelangkaan konsol game generasi terbaru, PlayStation 5 (PS5) dan Xbox Series X/S.

Masalah kelangkaan akibat krisis chip lainnya juga berdampak ke kartu grafis (GPU) desktop generasi baru dari AMD dan Nvidia.

Intel sendiri berusaha mengatasinya dengan menyiapkan investasi untuk pembuatan pabrik baru yang kemungkinan dibuka hingga tiga tahun ke depan.

Pabrik produksi baru Intel yang sudah diumumkan berlokasi di Ohio, Amerika Serikat, yang diklaim sebagai tempat manufaktur silikon terbesar di dunia. Pabrik lainnya yang juga dibangun Intel terletak di Arizona dan Jerman.

Apakah prediksi CEO Intel ini benar, krisis chip masih melanda industri sampai 2024 mendatang? (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait