Krisis Chip Masih Terjadi, Qualcomm Percaya Tahun Ini Bisa Membaik

Qualcomm percaya krisis chip mulai membaik pada kuartal dua 2022 mendatang.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Selasa, 15 Februari 2022 | 16:44 WIB
Krisis Chip Masih Terjadi, Qualcomm Percaya Tahun Ini Bisa Membaik

Krisis Chip Masih Terjadi, Qualcomm Percaya Tahun Ini Bisa Membaik

hitekno.com - Qualcomm merasa optimistis kalau krisi chip yang sekarang melanda dunia bisa membaik pada tahun ini. Setidaknya mulai menunjukkan arah positif pada kuartak dua 2022 menurut desainer chipset tersebut.

Seperti dilaporkan sebelumnya, krisis chip telah melanda dunia. Terutama untuk industri smartphone hingga PC dan konsol game mengalami kelanggkaan chip. 

Paling parah terhempas kelangkaan chip adalah industri otomotif yang membuat sejumlah mobil terhambat produksinya.

Sampai kapan krisis chip ini selesai? Qualcomm cukup percaya diri kalau tahun 2022 kondisi akan mulai membaik.

"Semester kedua tahun ini kami harapkan situasi membaik, dan kami bisa memenuhi permintaan OEM (produsen smartphone/Original Equipment Manufacturer)," kata Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto, lewat konferensi pers virtual, Selasa (15/1/2022).

Qualcomm Snapdragon 8cx Gen 3. (Qualcomm)
Qualcomm Snapdragon 8cx Gen 3. (Qualcomm)

Susanto mengakui kalau krisis semikonduktor ini tidak hanya melanda Qualcomm. Sebab, perusahaan lain juga mengalami hal serupa.

Sony contohnya, mereka mengakui kalau krisis chip turut berimbas ke produksi PlayStation 5 (PS5). Perusahaan asal Jepang ini kemudian menurunkan rencana produksi, dari yang awalnya 14,8 juta unit menjadi 11,5 juta unit pada tahun ini.

"Karena keterbatasan pasokan komponen, khususnya semikonduktor, dan peningkatan waktu pengiriman akibat gangguan rantai pasokan distribusi global, kami telah merevisi perkiraan penjualan PS5 menjadi 11,5 juta unit," kata CFO Sony, Hiroki Totoki, dikutip dari IGN, Kamis (3/2/2022) lalu.

Contoh lainnya yakni Nvidia. Januari lalu, perusahaan pemasok kartu grafis itu menghadapi permintaan pelanggan yang kuat untuk GeForce.

"Sepanjang tahun 2021, kami melihat permintaan yang kuat untuk GeForce. Dan itu terus naik dari keseluruhan pasokan yang kami miliki," kata Chief Financial Officer (CFO) Nvidia, Colette Kress, dikutip dari IGN, Senin (17/1/2022) lalu.

Baca Juga: Realme Indonesia Ungkap Krisis Chip Telah Berimbas ke HP Entry Level

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1. (Qualcomm)
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1. (Qualcomm)

Tapi ia optimis kalau situasi ini dapat membaik ketika memasuki semester kedua tahun 2022, sama seperti Qualcomm.

Kita nantikan saja, apakah krisis chip akan membaik pada kuarlta dua 2022 seperti yang dipercayai Qualcomm.

×
Zoomed
Berita Terkini

Mau TWS harga terjangkau tapi baterainya awet? Ini rekomendasi TWS Bluetooth terbaik yang cocok untuk mendengarkan musik...

gadget | 14:47 WIB

Fujifilm hadirkan instax WIDE 400 JET BLACK di Indonesia! Kamera instan analog format lebar dengan warna hitam matte ele...

gadget | 10:25 WIB

Fujifilm resmi meluncurkan instax mini 13 di Indonesia! Kamera instan analog stylish dengan fitur self-timer dan dukunga...

gadget | 10:03 WIB

MediaTek resmi umumkan Dimensity 9500s dan 8500 untuk HP flagship. Hadir dengan teknologi AI, Ray Tracing, dan fabrikasi...

gadget | 16:21 WIB

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB