Waduh, Spyware Berbahaya Ditemukan di Laptop Sekolah Anak-anak

Padahal disiapkan untuk mendukung anak-anak belajar dari rumah, malah ditemukan spyware berbahaya.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Minggu, 24 Januari 2021 | 12:00 WIB
Waduh, Spyware Berbahaya Ditemukan di Laptop Sekolah Anak-anak

Waduh, Spyware Berbahaya Ditemukan di Laptop Sekolah Anak-anak

hitekno.com - Pemerintah Inggris menyediakan laptop untuk mendukung anak-anak dalam belajar dari rumah selama pandemi. Namun siapa sangka, dalam perangkat tersebut ditemukan spyware berbahaya.

Spyware yang sering digunakan sebagai pengintai ini tergolong software berbahaya yang sering disalah gunakan pelaku kejahatan siber.

Perangkat pengintai merupakan istilah teknologi informasi yang mengacu kepada salah satu bentuk program berbahaya yang memasang dirinya sendiri ke dalam sistem untuk mencuri data pengguna atau merusak sistem pengguna.

Guru dari sekolah Bradford berbagi rincian tentang file mencurigakan yang ditemukan di laptop terseut yang tampaknya mencoba terhubung dengan server Rusia.

"Ditemukan sejumlah laptop terinfeksi worm jaringan yang menyebar sendiri," kata seorang guru yang tak diketahui identitasnya, seperti dikutip dari Independent pada Sabtu (23/1/2021).

Menurut postingan forum, laptop yang menjalankan sistem operasi Microsoft Windows berisi Gamarue.1, sebuah computer worm yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 2021 dan digunakan untuk mengontrol, merekrut, dan menginfeksi komputer lain.

Salah satu botnet atau robot network (sekumpulan program yang saling terhubung melalui internet yang berkomunikasi dengan program-program sejenis untuk melakukan tugas tertentu) tersebut dihapus pada tahun 2017 dan pernah membobol lebih dari dua juta komputer.

Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)

"Kami menyadari adanya masalah dengan sejumlah kecil perangkat dan kami sedang menyelidiki sebagai prioritas mendesak untuk menyelesaikan masalah tersebut secepat mungkin. Tim DfE IT menghubungi mereka yang telah melaporkan masalah ini," kata seorang pejabat Departemen Pendidikan kepada BBC.

Seorang guru mengatakan bahwa sekitar 20 persen dari komputer yang telah dikirim memiliki virus dan administrator TI merekomendasikan agar jaringan tersebut diperiksa sebagai tindakan pencegahan tambahan.

Pemerintah diketahui telah mengirim lebih dari 800.000 laptop ke sekolah untuk membantu anak-anak yang tidak mampu secara finansial mendapatkan dukungan belajar, tetapi banyak kritikan masuk mengenai kualitas laptop dan pendistribusiannya.

Baca Juga: 36 HP Pribadi Jurnalils Diretas dengan Spyware iOS Pegasus

Seorang kepala sekolah mengatakan kepada The Independent bahwa ia tidak diizinkan untuk memesan satu laptop pun untuk sekolahnya sejak aturan lockdown baru di Inggris, meski sistem online mengatakan ia akan mendapatkannya secepat mungkin.  

Itulah temuan spyware berbahaya di laptop yang dibagikan pemerintah Inggris untuk mendukung anak-anak belajar dari rumah. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Temukan software kloning SSD gratis terbaik di 2026. Bandingkan pilihan terbaik dan pelajari cara mengkloning SSD dengan...

gadget | 17:54 WIB

Tingkatkan produktivitas kerja dan belajar Anda dengan Lenovo Idea Tab Plus. Tablet portabel yang dilengkapi fitur cerda...

gadget | 11:57 WIB

ASUS resmi memperkenalkan ProArt Mini PC GR1X bertenaga NVIDIA RTX Spark di IFA 2026. Simak spesifikasi PC AI lokal komp...

gadget | 07:00 WIB

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB