Sempat Dikira Punah Sejak 80 Tahun, Kemunculan Binatang Pengurai Kayu di Australia Ini Bikin Heboh

Sempat dinyatakan punah karena dimangsa tikus, binatang ini kembali muncul dan bikin heboh.

Cesar Uji Tawakal
Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:54 WIB
Ilustrasi benua Australia. (Pexels)

Ilustrasi benua Australia. (Pexels)

Hitekno.com - Seekor kecoa unik, yang tinggal di Pulau Lord Howe di Australia dan telah dianggap punah sejak tahun 30-an, telah ditemukan kembali oleh seorang mahasiswa biologi.

Dilansir dari Sputnik News, seekor kecoa pemakan kayu besar tanpa sayap, Panesthia lata, telah ditemukan oleh Maxim Adams, seorang mahasiswa di University of Sydney, di bawah bebatuan dekat pohon beringin di North Bay.

Baca Juga: - Bikin Penasaran, Microsoft Surface Bakal Dapat Update Android dengan Skin Khas Windows 11 - Laptop OLED 16 Inci Teringan di Dunia, Ini Fitur Acer Swift Edge - Fakta Menarik Hu Tao Genshin Impact, Ini Sederet Hal yang Perlu Kamu Tahu

Kecoak ini pernah hidup di seluruh benua tersebut, tetapi setelah kedatangan tikus di pulau itu pada tahun 1918, mereka mulai menghilang.

"Kelangsungan hidup adalah berita bagus, karena sudah lebih dari 80 tahun sejak [kecoa] terakhir terlihat," kata ketua Dewan Pulau Lord Howe Atticus Fleming tentang temuan itu.

"Pulau Lord Howe benar-benar tempat yang spektakuler, lebih tua dari kepulauan Galápagos dan merupakan rumah bagi 1.600 spesies invertebrata asli, setengahnya tidak ditemukan di tempat lain di dunia."

Kecoa memiliki panjang antara 22 dan 40 milimeter, dengan warna tubuh logam yang bervariasi dari kemerahan hingga hitam.

Australia adalah rumah bagi 11 jenis kecoak kayu Panesthia, yang merupakan burrower gunung kuat yang memakan kayu gelondongan yang membusuk di hutan hujan dan hutan terbuka di pantai utara dan timur Australia.

Mereka membawa mikroorganisme spesifik di usus mereka yang membantu mencerna selulosa dalam kayu.

Para ilmuwan mengatakan bahwa kecoak pohon penting untuk menjaga ekosistem yang sehat di pulau itu. Mereka membantu mempercepat dekomposisi residu kayu dan juga merupakan sumber makanan bagi spesies lain.

 

 

Berita Terkait

TERKINI

Ada tujuh fasilitas nuklir di Cianjur yang dipastikan dalam kondisi aman saat ini.
sains | 11:13 WIB
Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Tampilkan lebih banyak