Ilmuwan Temukan Cara Urai Plastik secara Kilat, Binatang Ini Jadi Kunci

Binatang ini disebut mampu mencerna plastik dan menguraikannya.

Cesar Uji Tawakal
Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Ilustrasi sampah plastik. (Pixabay/ RitaE)

Ilustrasi sampah plastik. (Pixabay/ RitaE)

Hitekno.com - Plastik telah menjadi benda yang erat dalam kehidupan masyarakat. Pakaian, tempat tidur, sikat gigi, keyboard, mobil, dan tentu saja, kemasan, semuanya terbuat dari plastik. Plastik pertama kali ditemukan pada tahun 1862 oleh Alexander Parkes.

Kemudian, pada periode pascaperang, plastik menjadi masalah polusi utama begitu mereka mulai mengganti kemasan konsumen.

Baca Juga: - Kaya Raya Sejak Lahir di Kartun Doraemon, Ini Pekerjaan Ayah Suneo - 8 Karakter Anime yang Berzodiak Libra, Naruto hingga Rangiku Matsumoto - Mobil Pemadam Kebakaran Terjebak Macet, Aksi Driver Ojol Ini Bikin Auto Respect

Dilansir dari Sputnik News, sejak 1950-an, 9 miliar ton plastik telah dibuang, dan hanya 9% dari limbah itu yang benar-benar telah didaur ulang, sementara hanya 12% darinya yang telah dibakar.

Sekitar 400 juta ton plastik dibuang setiap tahun, dan bahan yang membuat plastik begitu diinginkan karena daya tahannya yang hemat biaya juga merupakan salah satu alasan mengapa butuh waktu lama untuk rusak.

Beberapa jenis plastik akan membutuhkan waktu ribuan, atau bahkan puluhan ribu tahun untuk terdegradasi di tempat pembuangan sampah. Dan bahkan ketika plastik itu rusak, partikel mikroskopisnya mencemari lautan, udara, ekosistem kita dan, tentu saja, tubuh kita.

Ilustrasi sampah plastik yang mengotori sungai. (Pixabay/  )
Ilustrasi sampah plastik yang mengotori sungai. (Pixabay/ )

Sepertiga plastik terdiri dari polietilen. Beberapa mikroorganisme dalam penelitian sebelumnya telah mampu melepaskan enzim yang dapat memulai proses degradasi, meskipun itu membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk terjadi.

Tetapi Dr. Federica Bertocchini, seorang peneliti dan penghobi ternak lebah, mengatakan dia mungkin telah menemukan solusi yang hanya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menguraikan polietilen.

Studi ini, yang didorong oleh penemuan menarik Bertocchini, diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.

Para peneliti menulis bahwa larva Galleria mellonella (cacing lilin) mampu mengoksidasi dan mempolimerisasi polietilen ketika bahan tersebut telah duduk di suhu kamar.

"Di dalam air liur, kami mengidentifikasi dua enzim, yang termasuk dalam keluarga fenol oksidase, yang dapat mereproduksi efek yang sama.

Sejauh pengetahuan kami, enzim ini adalah enzim hewani pertama dengan kemampuan ini, membuka jalan menuju solusi potensial untuk pengelolaan sampah plastik melalui bio-recycling/up-cycling," kata penelitian tersebut.

 

Untuk informasi terkini seputar dunia teknologi, sains dan anime, jangan lupa untuk subscribe halaman Facebook kami di sini.

Berita Terkait

TERKINI

Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Rupanya manusia punya kemiripan otak dengan gurita, apa artinya?
sains | 21:30 WIB
Apa yang membuat sumber energi ramah lingkungan malah ikut kena pajak?
sains | 21:16 WIB
Pemerintah Belanda merasa bahwa kepentingan ekonomi negara sendiri lebih penting dibanding ajakan dari Amerika Serikat untuk memboikot China.
sains | 20:30 WIB
Motor ini meniru konsep dari kendaraan roda dua jadul yang dibuat oleh pabrikan yang sama.
sains | 20:23 WIB
Tampilkan lebih banyak