Sains

Akankah Pluto dan Neptunus Bertabrakan? Ini Penjelasannya

Orbit Pluto dalam mengelilingi Matahari berbentuk sangat elips.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Pluto. (NASA)
Ilustrasi Pluto. (NASA)

Hitekno.com - Planet-planet di tata surya kita mengelilingi Matahari dengan orbit yang berbentuk hampir melingkar. Namun ada planet Pluto yang disebut punya bentuk orbit berbeda.

Dengan bentuk orbit yang berbeda dengan planet lain, bisakah planet Pluto bertabrakan dengan yang lain?

Orbit Pluto dalam mengelilingi Matahari berbentuk sangat elips. Tak hanya itu, bidang orbit Pluto pun miring sekitar 17 derajat terhadap ekliptika Matahari.

Melihat bentuk orbit Pluto yang berbeda, apakah Pluto akan bertabrakan dengan Neptunus di masa yang akan datang?

Faktanya, orbit kedua benda langit tersebut tidak pernah sampai sedekat kurang dari 160 juta kilometer. Hal itu terjadi karena orbit Pluto berada di bidang yang berbeda.

Planet Neptunus. [Shutterstock]
Planet Neptunus. [Shutterstock]

 

Artinya, jika Pluto dedang berada di jarak yang sama dengan Neptunus dari Matahari, maka Pluto akan berada di bawah Neptunus.

Tak hanya itu, dalam mengitari Matahari, Pluto pun memiliki resonansi 3:2 terhadap Neptunus. Dengan kata lain, saat Neptunus sudah mengorbit Matahari sebanyak 3 kali, di saat yang sama Pluto sudah melakukan orbit sebanyak 2 kali.

Resonansi orbit yang unik tersebut bisa dikatakan stabil sehingga kecil kemungkinannya untuk kedua planet mengalami tabrakan.

Dilansir dari Live Science, menariknya sejak Pluto ditemukan pada tahun 1930 silam oleh astronom Clyde Tombaugh, Pluto baru akan menyelesaikan satu orbit penuh mengelilingi Matahari pada tahun 2179 mendatang.

Ilustrasi Planet Pluto. [Shutterstock]
Ilustrasi Planet Pluto. [Shutterstock]

 

Itulah penjelasan mengenai kemungkinan terjadinya tabrakan antara planet Pluto dengan planet Neptunus. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait