Sains

Bersiap, Tabrakan Besar Antar Galaksi Ini Mampu Ciptakan Black Hole

Bersiap untuk kemunculan black hole supermasif.

Tinwarotul Fatonah | Amelia Prisilia

Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)

Hitekno.com - Para ilmuwan baru saja mengungkap bahwa tabrakan besar antara Bima Sakti dan galaksi lain di dekatnya bisa saja dapat terjadi. Tabrakan besar ini rupanya mampu membangun lubang hitam atau black hole supermasif.

Black hole supermasif ini rupanya mampu melahap gas apa saja di sekitarnya dan membuang sejumlah besar radiasi energi yang tinggi.

Galaksi yang tidak stagnan ini akan bergerak di sekitar ruang waktu dan akan saling bertabrakan dan bergabung.

Diperkirakan dalam delapan miliar tahun kedepan, Bima Sakti akan bertabrakan dengan Andromeda, salah satu galaksi terdekat dari Bimasakti.

Ilustrasi galaksi. (pixabay/skeeze)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/skeeze)

Sebelum sampai pada tahap tersebut, enam miliar tahun dari sekarang akan mungkin terjadi kecelakaan mobil kosmik lainnya saat galaksi kita dihantam oleh Large Magellanic Cloud (LMC), sebuah galaksi satelit yang berdiameter sekitar 14.000 tahun cahaya dan selama ini sedang mengorbit Bima Sakti.

Dalam penelitian yang diterbitkan oleh Royal Astronomical Society, para ilmuwan dari Durham University di Inggris mengatakan bahwa tabrakan itu dapat terjadi dalam dua juta tahun.

Kemungkinan saat hal tersebut terjadi dapat membangun lubang hitam supermasif yang berpusat pada Bima Sakti.

Dilansir dari Newsweek, saat ini, LMC masih berjarak sekitar 163.000 tahun cahaya dari Bima Sakti dan bisa terus mengorbit galaksi kita hingga ditangkap oleh tarikan gravitasi dan meluncur ke arah Bumi.

Ilustrasi galaksi. (pixabay/WikilImages)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/WikilImages)

Jika tabrakan terjadi, black hole supermasif Sagitarius A* akan langsung aktif dan membengkak dengan besar faktor hingga menyentuh angka delapan.

Massa-nya nanti akan terus bertambah saat black hole hasil tabrakan LSC terus melahap gas di sekitarnya.

Menurut Daniel Brown, seorang astronom di Nottingham Trent University, penemuan ini sangat berguna untuk membantu membayangkan model tabrakan yang bisa saja terjadi di masa depan.

Mengenai bagaimana tabrakan besar antar galaksi dapat terajadi dan mampu menciptakan black hole memang masih menjadi rahasia alam. Hingga saat ini, para peneliti atau bahkan ilmuwan hanya mampu memprediksi berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi di masa depan.

Berita Terkait