Pendiri Kerajaan Agung Sejagat Pernah Bikin Heboh soal Duit Bank Swiss

Pada 2016 silam, Totok Santosa Hadiningrat pernah membuat heboh Yogyakarta.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Selasa, 14 Januari 2020 | 09:00 WIB
Pendiri Kerajaan Agung Sejagat Pernah Bikin Heboh soal Duit Bank Swiss

Pendiri Kerajaan Agung Sejagat Pernah Bikin Heboh soal Duit Bank Swiss

hitekno.com - Totok Santosa Hadiningrat bersama istrinya, Dyah Gitarja memimpin sejumlah orang untuk mendeklarasikan Kerajaan Agung Sejagat.

Mereka membangun keraton tempat Kerajaan Agung Sejagat berjalan di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sebelum mendirikan Kerajaan Agung Sejagat  di Purworejo ini, Totok Santosa Hadiningrat pernah membuat geger Yogyakarta dengan manjanjikan uang ratusan dolar AS tiap bulan.

Uang yang dijanjikan Totok Santosa Hadiningrat  itu diberikan melalui organisasi bernama Jogjakarta Development Committe (JOGJA-DEC).

JOGJA-DEC adalah organisasi kemasyarakatan dan kemanusiaan yang menjanjikan mendatangkan Dolar Amerika Serikat ke Indonesia untuk membiayai kegiatannya dan memberi kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

Dilaporkan oleh Solopos.com—jaringan Suara.com, Sabtu 12Maret 2016, Ketua Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia Untuk Wilayah Nusantara JOGJA-DEC, Totok Santoso Hadiningrat mengatakan, ada uang untuk kemanusiaan yang tak ternilai dalam bentuk Dolar AS.

Uang dalam dolar AS itu diklaimnya masih tersimpan di salah satu bank negara Swiss yang disebutnya Esa Monetary Fund alias EMF.

Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. [Facebook]
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. [Facebook]

Uang itu siap dikucurkan untuk membantu bangsa Indonesia masing-masing USD 50 juta sampai USD 200 juta per bulan, ditambah asuransi USD 100 ribu.

Menurutnya uang itu merupakan hak bagi bangsa Indonesia. Namun untuk memperoleh uang tersebut harus memiliki register dan nomor keanggotaan di JOGJA-DEC.

"Nanti bisa dikirim tiap bulan lewat ATM atau lewat koperasi," kata Totok Santoso Hadiningrat.

Baca Juga: Totok Santosa, Pendiri Kerajaan Agung Sejagat Klaim Pentagon Miliknya

Untuk diketahui, Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun bersama istrinya, Dyah Gitarja alias Kanjeng Ratu kekinian mendaulatkan diri sebagai raja dan ratu Kerajaan Agung Sejagat (KAS).

"Kami muncul menunaikan janji 500 tahun runtuhnya kerjaan Majapahit pada tahun 1518," kata Totok yang mengklaim diri sebagai Rangkai Mataram Agung dalam jumpa pers di ruang sidang "keraton", Minggu (12/1/2020).

Totok Santoso Hadiningrat juga mengklaim memiliki jumlah pengikut 425 orang dan terus bertambah. Mereka juga melakukan kirab berkeliling kampung.

Kekinian, Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong mengatakan saat ini tengah mendalami soal kerajaan yang ramai dibicarakan tersebut.

Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. [Facebook]
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. [Facebook]

Ia sudah mengirim tim untuk menelusuri terkait keberadaan kerajaan Agung Sejagat itu.

"Kami sementara ini masih menelusuri soal kebenaran kerajaan itu. Apakah itu foto-foto yang ramai di media sosial hanya sebuah seremoni tradisi terkait nguri-uri kebudayaan atau memang ada maksud lain," terangnya kepada SuaraJogja, Senin (13/1/2020).

Lebih jauh, Indra menyebut dalam waktu dekat bersama-sama dengan pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah dan unsur-unsur yang bersinggungan akan melakukan pertemuan untuk memperjelas soal status kerajaan tersebut.

Itulah sosok Totok Santoso Hadiningrat pendiri Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo yang ternyata pernah membuat heboh Yogyakarta dengan manjanjikan uang ratusan dolar AS. (Suara.com/ Rifan Aditya).

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB