Menurut Presiden Jokowi, Indonesia Masih Kekurangan Bakat Digital

Hingga September 2018, klaim Jokowi, Indonesia baru memiliki 2.739 startup.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Sabtu, 03 November 2018 | 07:00 WIB
Menurut Presiden Jokowi, Indonesia Masih Kekurangan Bakat Digital

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia Masih Kekurangan Bakat Digital

hitekno.com - Menurut Presiden Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, Indonesia masih kekurangan banyak bakat di bidang digital. Presiden Jokowi juga mengungkapkan kini pemerintah tengah berusaha mendorong lahirnya perusahaan startup.

Berbicara dalam acara peresmian kawasan The Telkom Hub di Jakarta, Kamis malam (1/11/2018), Jokowi menekankan bahwa populasi anak muda di Indonesia yang besar dan pengguna internet hingga 13 juta orang menjadikan Indonesia pasar yang menarik untuk bisnis digital.

''Ketersediaan talent digital kita masih terbatas. Kebanyakan dari kita masih sebatas konsumsi teknologi digital, belum produksi,'' kata Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintahannya terus berupaya mendorong tumbuh lahirnya startup yang berhasil bahkan bisa menjelma menjadi unicorn seperti Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Hingga September 2018, klaim Jokowi, Indonesia baru memiliki 2.739 startup.

''Contoh nyatanya adalah bahwa kita sudah punya road map e-Commerce Indonesia yang semuanya sudah dimulai untuk dijalankan,'' kata Presiden.

Menurut data Startup Rangking, sebuah situs yang memantau perkembangan perusahaan rintisan di seluruh dunia, Indonesia berada di urutan kelima negara dengan startup terbanyak di dunia.

Meski demikian data Startup Rangking sedikit berbeda dari milik Jokowi. Indonesia disebut baru memiliki 1.930 perusahaan rintisan dan hanya kalah dari Amerika Serikat (45.829), India (5.752), Inggris (4.821), Kanada (4.207), dan Jerman (1.945).

Tulisan ini sudah di muat di Suara.com dengan judul Presiden Jokowi: Indonesia Masih Kekurangan Bakat-bakat Digital.

Baca Juga: Digempur Ojek Online, Ini Cara Delivery Pesansaja.com Tetap Eksis

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB