Gemar Koleksi Gadget Jadul? Ternyata Ada Bahaya Ini di Baliknya

Hobi mengoleksi gadget jadul ternyata dapat membahayakan produksi perangkat elektronik pada 100 tahun ke depan.


Posted: Senin, 30 September 2019 | 19:45 WIB
Gemar Koleksi Gadget Jadul? Ternyata Ada Bahaya Ini di Baliknya

Gemar Koleksi Gadget Jadul? Ternyata Ada Bahaya Ini di Baliknya

hitekno.com - Apakah kamu penggemar atau kolektor gadget jadu? Ternyata gadget jadul menyimpan potensi bahaya yang di baliknya. Sebaiknya kamu perhatikan lagi resikonya.

Gadget jadul biasanya tetap disimpan di rumah oleh sebagian orang karena mempunyai kenangan tersendiri.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa mengoleksi gadget jadul bisa mengancam produksi perangkat elektronik seperti tablet, laptop, smartphone, dan smart TV di masa depan.

Jika kamu memerhatikan orang terdekat sekitar keluargamu, mungkin salah satu dari mereka masih ada yang menyimpan ponsel jadul Sony, Nokia, Siemens atau LG.

Bahkan mereka atau mungkin juga kamu masih menyimpan laptop jadul bermerek HP atau Dell.

Sebagian orang lainnya memilih tetap menyimpan iPhone lama sebagai cadangan atau karena perangkat mempunyai kenangan tersendiri.

Sebuah penelitian di Inggris menyebutkan bahwa mengoleksi gadget jadul bisa membahayakan perkembangan teknologi terutama terkait produksi perangkat elektronik di masa depan.

Ilustrasi ponsel jadul. (Pixabay/ Bruno Glätsch)
Ilustrasi ponsel jadul. (Pixabay/ Bruno Glätsch)

Sebanyak 40 juta gadget jadul diperkirakan telah "ditimbun" di seluruh Inggris sebagai akibat dari hobi koleksi tadi.

Dikutip dari Metro, sebuah survei yang dilakukan oleh Royal Society of Chemistry (RSC), berhasil mengungkapkan kebiasaan lebih dari 2 ribu orang terkait gadget jadul mereka.

Sebanyak 45 persen dari objek penelitian mengatakan bahwa mereka memiliki sebanyak lima perangkat yang tidak digunakan.

Baca Juga: 7 Merek Ponsel Jadul yang Pernah Laris di Indonesia, Mana yang Kamu Pakai?

Perangkat jadul yang paling umum adalah ponsel jadul dan laptop tua.

RSC mengatakan bahwa hal yang dilakukan tersebut menciptakan tumpukan teknologi lama yang mengandung bahan-bahan berharga di dunia yang cepat habis.

Hal-hal seperti indium, galium dan perak semuanya digunakan dalam pembuatan perangkat elektronik.

Ilustrasi gadget jadul. (Pixabay/ andreas160578)
Ilustrasi gadget jadul. (Pixabay/ andreas160578)

Jika tren itu berlanjut, maka pasokan alami dari bahan-bahan tersebut akan hilang dalam 100 tahun ke depan.

RSC juga juga menjelaskan bahwa selama masa hidup seseorang di Inggris, maka orang itu akan menghasilkan tiga ton limbah elektronik.

Diperlukan tindakan yang cepat antara pemerintah, produsen, pengecer serta konsumen untuk menanggulangi hal tersebut.

Daur ulang yang terintegrasi sangat diperlukan untuk memastikan bahwa produksi perangkat elektronik akan tetap aman dalam lebih dari 100 tahun ke depan.

Hobi mengoleksi gadget jadul termasuk ponsel jadul bisa menghambat perkembangan produksi perangkat elektronik terbaru di masa depan.

×
Zoomed
Berita Terkini

Cek daftar harga HP Xiaomi September 2026 resmi di Indonesia. Temukan rincian harga lengkap dari Redmi, POCO, hingga Xia...

gadget | 13:48 WIB

Cek rekomendasi HP Realme Snapdragon dengan baterai 7.000 mAh terbaik. Dapatkan performa multitasking gahar dan daya tah...

gadget | 10:42 WIB

Cek daftar harga iPhone September 2026 resmi Indonesia. Temukan rincian harga lengkap iPhone 15, 16, Air, hingga 17 Pro ...

gadget | 17:23 WIB

Motorola Razr Fold resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 26 jutaan. Simak rincian spesifikasi lengkap, keunggulan ...

gadget | 12:34 WIB

Mau TWS harga terjangkau tapi baterainya awet? Ini rekomendasi TWS Bluetooth terbaik yang cocok untuk mendengarkan musik...

gadget | 14:47 WIB