Sains

Kenapa Amonium Nitrat Mudah Meledak? Ini Penjelasannya

Ribuan tom bahan kimia amonium nitrat yang diduga sebagai sumber ledakan di Lebanon.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi ledakan. (Pixabay)
Ilustrasi ledakan. (Pixabay)

Hitekno.com - Dunia sedang tertuju pada ledakan di Lebanon yang diduga berasal dari amonium nitrat. Kenapa bahan kimia satu ini mudah meledak?

Ledakan di Lebanon sendiri terjadi pada Selasa (4/8/2020) waktu setempat. Dugaan awal, ledakan dahsyat ini berasal darisebuah gudang penyimpanan di Beirut.

Dalam gudang tersebut, tersimpan ribuan tom bahan kimia amonium nitrat yang diduga sebagai sumber ledakan.

Mengapa amonium nitrat bisa menghasilkan daya ledak layaknya sebuah bom?

Luthfan Irfana, Dosen Kimia Organik dari Departemen Kimia FMIPA IPB angkat bicara.  Amonium nitrat, yang memiliki ikatan kimia NH4NO3 biasa ditemukan pada pupuk, dengan dengan rating NPK 34-0-0 (34% nitrogen).

Ketika dipanaskan, amonium nitrat akan terurai menjadi gas dinitrogen monoksida N2O dan uap air H2O. Namun ledakan bisa saja terjadi jika ada peningkatan volume produksi gas secara tiba-tiba.

"Ketika dipanaskan dengan cepat dapat menghasilkan ledakan (peningkatan volume produk gas yang tiba-tiba) karena dihasilkan lebih banyak gas yaitu gas nitrogen N2, oksigen O2, dan uap air H2O. Jadi ini adalah material yang eksplosif. It is an explosive material," kata Luthfan Irfana ketika dihubungi Suara.com pada Rabu (5/8/2020).

Netizen serukan PrayForLebanon setelah ledakan besar terjdadi di Lebanon. (Twitter/ HarshithThadis6)
Netizen serukan PrayForLebanon setelah ledakan besar terjdadi di Lebanon. (Twitter/ HarshithThadis6)

 

Terkait penyebab ledakan amonium nitrat, ia melihat ada dua kemungkinan. Pertama karena shock dari ledakan bahan lain.

Jika ledakan bahan lain ini kontak dengan amonium nitrat, maka bisa memicu ledakan amonium nitrat. Kedua karena api, kebakaran, atau panas.

Namun untuk kasus ledakan di Lebanon, faktor suhu kemungkinan besar bukan pemicu ledakan tersebut.

"Amonium nitrat akan terdekomposisi mulai suhu 210 derajat Celsius. Apakah suhu Beirut sampai 210 derajat Celsius? Saya rasa tidak ya," imbuhnya.

Kemungkinan, sambung Lutfhan Irfana, ada zat lainnya yang bertindak sebagai katalis yang memicu adanya ledakan.

"Amonium nitrat murni itu stabil sehingga sebetulnya sulit untuk disulut. Jika sumber api kebakaran tadi dipadamkan atau dijauhkan dari amonium nitrat maka dekomposisinya bisa berhenti sendiri dan ledakan bisa dihindarkan," ujarnya.

"Namun jika dalam reaksi tersebut ada zat lain yg bertindak sebagai katalis atau yg lebih sering ada kontaminasi bahan bakar misalnya minyak, maka ledakan bisa tak terhindarkan," tandasnya.

Itulah penjelasan kepana amonium nitrat bisa menghasilkan ledakan yang dahsyat. Bahkan seperti ledakan di Lebanon kemarin. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Berita Terkait