Sains

Picu Kontroversi, Potret Ini Ungkap Keberadaan Artefak Mesir di Mars

Scott C. Waring mengklaim bahwa berdasarkan penemuannya ini, orang Mesir berasal dari Mars.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Artefak Mesir di Mars. (ET Data Base)
Artefak Mesir di Mars. (ET Data Base)

Hitekno.com - Nama Scott C. Waring belum lama ini menimbulkan kontroversi usai mengklaim telah menemukan artefak Mesir di Mars. Penemuannya ini ia dapatkan dari sebuah potret yang diunggah NASA.

Melakukan penelitian serius dengan hasil foto NASA, Scott C. Waring menyebutkan bahwa dirinya melihat adanya artefak Mesir berupa sarkofagus di Mars.

Sarkofagus sendiri biasanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan jenazah.

Dilansir dari The Sun, sosok Scott C. Waring merupakan seorang penganut kepercayaan teori konspirasi yang aktif mengunggah informasi terkait kehidupan luar angkasa melalui situs blog miliknya bernama UFO Sightings Daily.

Dengan cukup yakin bahwa dirinya mampu mengguncang para arkeolog, Scott C. Waring mengklaim bahwa berdasarkan penemuannya ini, orang Mesir berasal dari Mars.

Menggunakan foto yang diambil NASA di Mars tahun 2007, Scott C. Waring memanfaatkan alat edit foto untuk menyoroti hal yang ia temukan ini.

Lebih lanjut, Scott C. Waring menjelaskan bahwa bentuk artefak Mesir ini berupa ukiran yang berada di sisi gunung di planet merah tersebut.

Topeng firaun mudaTutankhamun. (Wikipedia/ Roland Unger)
Topeng firaun mudaTutankhamun. (Wikipedia/ Roland Unger)

 

Selain menemukan sarkofagus, Scott C. Waring juga yakin telah menemukan ukiran wajah, patung, dan beberapa teknologi asing yang ia yakini merupakan peninggalan penghuni Mars sebelumnya.

Dirinya juga begitu yakin menjelaskan bahwa Mars memiliki bentuk dan iklim yang serupa dengan Mesir.

Sehingga ada kemungkinan bahwa orang Mesir berasal dari Mars, atau Mars menjadi tempat pindah orang Mesir untuk menetap.

Artefak Mesir di Mars. (ET Data Base)
Artefak Mesir di Mars. (ET Data Base)

 

Dirasa tidak ada bukti ilmiah, penemuan Scott C. Waring jelas membuat beberapa ilmuwan bingung dan mencoba menjelaskannya secara ilmiah.

Foto yang digunakan Scott C. Waring untuk penemuannya ini sendiri merupakan formasi batuan tebing Cape St. Vincent yang berada di Kawah Victoria, Mars.

NASA berpendapat bahwa apa yang Scott C. Waring alami hanyalah hasil pareidolia yang merupakan efek aneh yang dibuat otak saat melihat bentuk, struktur, dan pola yang sebenarnya tidak ada.

Penemuan Scott C. Waring terkait artefak Mesir yang berada di Mars ini cukup menimbulkan kontroversi dan membuat bingung banyak orang khususnya ilmuwan. Untungnya, hal ini langsung dikonfirmasi secara resmi oleh pihak NASA.

Berita Terkait