Sains

Desain Bocah 12 Tahun Ini Dipilih NASA untuk Misi ke Bulan dan Mars

Desainnya terpilih dari 10.000 pelamar dari seluruh dunia untuk Tynker's Forward to the Moon Mission Patch Design Challenge.

Dinar Surya Oktarini

Misi NASA ke bulan dan mars. (YouTube/NASA)
Misi NASA ke bulan dan mars. (YouTube/NASA)

Hitekno.com - Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA baru-baru ini mengeluarkan penyataan yang mengumumkan datar pemenang pada kompetisi desain untuk misi tambahannya.

Dari lima pemenang yang diumumkan NASA, salah satunya berasal dari Miri, Sarawak, Malaysia.

Bocah yang diketahui baru berusia 12 tahun bernama Teng Wei Rui ini terpilih desainnya terpilih dari 10.000 pelamar dari seluruh dunia untuk Tynker's Forward to the Moon Mission Patch Design Challenge.

Mengutip dari penyataan NASA, '' Sejak 1965, setiap misi ke ruang angkasa memiliki desain patch misi sendiri yang dibuat oleh para astronot yang melakukan perjalanan. Sebelum berangkat ke luar angkasa, para kru bekerja sama untuk merancang sebuah tambalan untuk mewakili diri mereka sendiri dan misi. Tynker baru-baru ini mengadakan Tantangan Pengerjaan Kode Desain Forward to the Moon Mission untuk siswa di seluruh dunia. ”

Dalam perlombaan ini, para siswa merancang dan membuat animasi misi Forward to the Moon.

Misi NASA ke bulan dan mars. (Tynker)
Misi NASA ke bulan dan mars. (Tynker)

 

Kompetisi ini terinspirasi oleh rencana NASA untuk mengirim wanita pertama dan pria berikutnya ke bulan pada 2024 nanti.

Dilansir dari New Sarawak Tribune, Teng Wei Rui ini merupakan siswa tingkat satu yang sedang belajar pemrograman komputer di Real Fun Learning Center.

Misi NASA ke bulan dan mars. (YouTube/NASA)
Misi NASA ke bulan dan mars. (YouTube/NASA)

 

Menurut Teng Wei Rui desain yang dibuatnya ini terinspirasi dengan misi Orion dari Bumi, Bulan ke Mars.

Ia merasa desainnya terlalu jauh, namun ia mengatakan bahwa misi ini mewakili masa depan untuk hidup di Bulan dan Mars.

Mike Kincaid, selaku associate administrator NASA untuk Office of STEM Engagement mengatakan bahwa ''NASA akan ke Buln tahun 2024 lalu ke Mars secara berkelanjutan. Untuk mecapai misi kami, kami membutuhkan generasi mahasiswa STEM berikutnya untuk bergabung dengan kami. Kolaborasinya dengan Tynker akan menginspirasi siswa di STEM untuk ikut andil menjadi bagian dari masa depan ke Bulan dan Mars'' tutupnya.

Berita Terkait