Sains

Fakta Ilmiah Kenapa Pohon Kamboja Banyak Ditanam di Tanah Makam

Namun meskipun dipercaya memiliki kisah mistis oleh masyarakat setempat, sebenarnya ada alasan ilmiah dibalik itu lho guys.

Dinar Surya Oktarini

Pohon Kamboja/balconefiorito
Pohon Kamboja/balconefiorito

Hitekno.com - Kamu pasti sering sekali melihat pohon kamboja tertanam tegak berdiri di tanah kuburan di Indonesia.

Banyak kisah mistis setempat mengenai tumbuhnya pohon kamboja yang banyak tumbuh di tanah makam Indonesia.

Namun meskipun dipercaya memiliki kisah mistis oleh masyarakat setempat, sebenarnya ada alasan ilmiah dibalik itu lho guys.

Yuk langsung aja simak biar kamu nggak penasaran.

Tempat Pohon Kamboja Berasal

Pohon Kamboja/Pixabay
Pohon Kamboja/Pixabay

Pohon Kamboja dengan nama famili Plumeria ini adalah tumbuhan yang berasal dari Amerika Tengah.

Nama Plumeria ditetapkan untuk menghormati Charles Plumier, seorang pakar botani asal Prancis yang pertama kali meneliti tanaman ini.

Bibit pohon ini akhirnya menyebar ke berbagai daerah tropis untuk ditanam dan dirasakan manfataanya.

Pohon ini juga bisa ditanam di daerah bermusim dingin, asalkan dipelihara di dalam ruangan dengan pencahayaan ultraviolet yang cukup.

Fakta Biologis Pohon Kamboja

Pohon Kamboja/balconefiorito
Pohon Kamboja/balconefiorito

Kamboja, semboja atau frangipani adalah kelompok tumbuhan dalam keluarga Plumeria.

Tanaman khas daerah tropis ini harus terpapar cahaya matahari langsung meinimal enam jam setiap hari.

Dilansir dari plantcaretoday.com, bunga kamboja memiliki berbagai variasi warna yaitu, putih, kuning, merah muda dan ungu.

Umumnya mahkota bunga ini berjumlah lima, namun berjumlah empat atau enam termasuk langka dan cenderung dipercaya memiliki energi gaib oleh masyarakat sekitar.

Karakteristik Pohon Kamboja Cocok untuk Tanah Makam

Pohon Kamboja/Pixabay
Pohon Kamboja/Pixabay

Iklim dan cuaca Indonesia sangat cocok untuk pertumbuhan pohon kamboja ini, ditambah lagi pohon kamboja ini dapat diperbanyak dengan mudah yaitu dengan stek batang.

Menariknya pohon kamboja ini akan merontokkan bunganya bahkan sebelum layu, dalam kondisi masih menyimpan bau wangi yang optimal.

Keadaan ini akan membuta kuburan dapat bertabur bunga secara berkala dan tetap wangi, meski tidak ada orang yang datang menaburkan bunga.

Selain itu, jasad dalam kuburan akan membusuk secara organik dan membuat tanahnya sangat subur. Karakteristik pohon kamboja yang sangat membutuhkan pemupukan intens dan kuat untuk bisa terus hidup dan berbunga.

Sehingga siklus pohon kamboja ini sangat cocok untuk karakteristik tanah makam.

Dibandingkan menanam pohon berbuah yang malah akan menambah bau saat membusuk atau bunga yang rontok saat layu.

Selain itu, karakteristik daun yang tumbuh bergerombol bisa dimanfaatkan sebagai peneduh bagi pengunjung yang datang.

Berita Terkait