Sains

Menyedihkan, Seekor Gajah Mati Karena Makan Nanas Berisi Petasan

Nanas berisi petasan meledak di dalam mulut gajah. Rahangnya patah dan gajah yang sedang bunting itu pun mati.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi gajah. (Pixabay)
Ilustrasi gajah. (Pixabay)

Hitekno.com - Seekor gajah mati setelah memakan buah nanas berisi kembang api. Lebih menyedihkannya, gajah yang mati ini dilaporkan sedang hamil.

Dilaporkan South China Morning Post, kejadian gajah mati setelah memakan buah nanas berisi petasan ini memicu kemarahan publik di India.

Gajah betina berusia 15 tahun di Negara Bagian Kerala, India itu diduga telah memakan nanas berisi petasan yang diberikan oleh warga desa di Taman Nasional Silent Valley.

Warga setempat memang sering menggunakan nanas berisi petasan sebagai umpan untuk babi hutan. Namun kini, seekor gajah bunting jadi korbannya.

"Rahangnya patah dan tak bisa makan setelah ia mengunyah nanas dan petasan itu meledak dalam mulutnya," kata Surendrakumar dari badan konvervasi setempat.

Seekor gajah memakan buah kelapa yang diberikan oleh petugas di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seekor gajah memakan buah kelapa yang diberikan oleh petugas di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

 

"Jelas, dia diberi nenas berisi petasan untuk membunuhnya," imbuh Surendrakumar.

Gajah betina yang sedang bunting itu mati pada 27 Mei di sungai Velliyar. Para petugas jagawana membawa bangkainya untuk diautopsi dan setelahnya dikubur di tengah hutan.

Kini pihak berwenang sedang mencari pelaku yang tega membunuh gajah dengan nanas berisi petasan tersebut.

"Kami yakin akan bisa menemukan pelaku kejahatan ini," kata Samuel Pachuau, salah pejabat pada Taman Nasional Silent Valley.

Insiden ini sendiri memicu kemarahan di Kerala, negara bagian yang menggunakan gambar dua ekor gajah pada logo resmi pemerintahnya.

Itulah kabar gajah mati karena memakan buah nanas berisi petasa, tentu saja kejadian memicu kemarahan publik. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait