Ibu Kota Baru Minim Bencana, BMKG Ungkap Soal 3 Sesar Aktif di Kaltim

Tiga sesar sumber gempa tersebut adalah Sesar Maratua, Mangkalihat, dan Sesar Paternoster.


Posted: Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:30 WIB
Ibu Kota Baru Minim Bencana, BMKG Ungkap Soal 3 Sesar Aktif di Kaltim

Ibu Kota Baru Minim Bencana, BMKG Ungkap Soal 3 Sesar Aktif di Kaltim

hitekno.com - Salah satu alasan Presiden Joko Widodo memutuskan Ibu Kota pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan timur adalah memiliki risiko bencana yang sangat minim.

Bencana alam yang dimaksud adalah banjir, tsunami, kebakaran hutan hingga gempa bumi.

Bekaitan dengan pembahasan gempa bumi di Kalimantan Timur, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan adanya tiga sesar gempa di Kalimantan Timur.

Tiga sesar sumber gempa tersebut adalah Sesar Maratua, Mangkalihat, dan Sesar Paternoster.

Sesar Maratua dan Sesara Mangkalihat berada di wilayah Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur dan masih aktif.

Menurut BMKG, aktivitas kegempaanya masih cukup tinggi dan membentuk klaster sebaran pusat gempa ke barat dan timur.

Ilustrasi gempa. (pixabay/Angelo_Giordano)
Ilustrasi gempa. (pixabay/Angelo_Giordano)

Sedangkan, Sesar Mangkalihat memiliki potensi magnitudo mencapai 7,0, yang berarti intesitas atau guncangan gempanya berskala VI-VII MMI.

Selain itu, sesar Paternoster jalurnya berarah ke barat-timur melintasi wilayah Kabpuaten Penajam Paser. Sesar ini termasuk kategori dalam sesar berusia tersier.

BMKG mencatat di jalur sesar ini masih sering terjadinya gempa. Terbaru gempa tektonik adalah Gempa Longkali, Paser, pada 19 Mei 2019 lalu.

Gempa tersebut memicu aktivitas sesar aktif, sehingga meskipun magnitudonya tidak besar tetapi bisa merusak bangunan jika tidak diantisipasi.

Baca Juga: Nggak Sabar, Caviar Tawarkan Casing iPhone 11 Seharga Rp 700 Juta

Adanya potensi gempa bumi di Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur ini harus diantisipasi dengan membangun bangunan pemerintah anti gempa bumi, karena ancaman adanya bencana gempa bumi tetap ada.

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak daftar 7 fenomena langit sepanjang bulan Agustus 2026. Terdapat puncak hujan meteor Perseid hingga gerhana Matahar...

sains | 12:23 WIB

Krisis biokultural di Indonesia mengancam punahnya pengetahuan tradisional dan ritual masyarakat adat dalam menjaga huta...

sains | 12:52 WIB

Bukan sekadar hiburan, film horor ternyata 'gym' bagi otak Anda. Pakar psikologi ungkap bagaimana adegan seram bisa mela...

sains | 10:55 WIB

Ilmuwan menemukan masker dan cangkir berusia 5.000 tahun yang terbuat dari tulang manusia di China....

sains | 12:41 WIB

BMKG ungkap biang kerok cuaca panas menyengat. Bukan gelombang panas, ini kombinasi dari musim pancaroba dan posisi mata...

sains | 16:20 WIB