Bikin Sistem Transfer NFT Lewat Nomor HP, Startup Redeem Raih Suntikan Dana Besar

Pengguna dapat mengaitkan dompet kripto mereka dengan nomor telepon untuk menebus NFT.

Rezza Dwi Rachmanta
Jum'at, 03 Maret 2023 | 16:14 WIB
Ilustrasi NFT. (Pixabay/ Tumisu)

Ilustrasi NFT. (Pixabay/ Tumisu)

Hitekno.com - Startup Web3, Redeem, mengumumkan pada Rabu (01/03/2023) bahwa mereka telah meraih pendanaan awal 2,5 juta dolar AS (Rp 38 miliar). Dana besar tersebut digunakan oleh startup untuk mengubah lanskap transaksi Non-Fungible Tokens atau NFT.

Sebagai informasi, Redeem didirikan oleh mantan eksekutif Ant Group/Alibaba, Toby Rush.

Ia sebelumnya juga mendirikan EyeVerify, sebuah startup teknologi biometrik yang diakuisisi seharga $100 juta (Rp 1,5 triliun) oleh anak perusahaan raksasa teknologi China, Alibaba pada tahun 2016.

Baca Juga: Xiaomi Smart Band 8 Lolos Sertifikasi, Begini Penampakannya

Startup Redeem bekerja dengan pelanggan di sektor ritel, e-commerce, live event, dan game. Perusahaan investasi yang berfokus pada solusi Blockchain Kenetic Capital memimpin pendanaan dengan partisipasi dari Monochrome Capital, VC3 DAO, The Fund, Flyover Capital, CMT Digital, KCRise Fund, dan Kestrel 0x1.

Dikutip dari CryptoSlate dan SiliconAngle, Redeem menjelaskan bahwa dana awal akan digunakan untuk membangun teknologi inti dan menuju peluncuran produk pada Q2 2023.

Ilustrasi NFT. (Pixabay/ Geralt)
Ilustrasi NFT. (Pixabay/ Geralt)

NFT adalah jenis aset kripto yang dibangun di atas teknologi blockchain yang memungkinkan kepemilikan barang digital yang dapat dibuktikan seperti tiket virtual, poin loyalitas, atau item dalam game.

Baca Juga: Bahas NFT hingga Blockchain, PB ESI Dukung Forum Edukatif Web 3.0 bagi Perkembangan Esports

Dengan menggunakan teknologi Redeem, pengguna dapat mengaitkan dompet kripto mereka dengan nomor telepon untuk menebus NFT.

Ini berarti bahwa pengguna dapat mentransfer NFT dengan nomor HP. Mereka dapat mengirim dan menerima NFT dengan memindai kode Quick Response.

Pengguna juga dapat mengirim dan menerima NFT melalui pesan teks, iMessage Apple, dan WhatsApp tanpa perlu mengingat informasi rumit seperti alamat dompet. Semua ini disimpan dalam kode QR untuk mengirim dan menerima.

Baca Juga: Mojang Studios Larang NFT dalam Minecraft

"Saya suka menciptakan pengalaman pengguna yang mengejutkan dan menyenangkan sambil menyembunyikan kerumitan teknologinya. Menggunakan nomor telepon sebagai tautan ke dunia digital jelas membuka kunci tepat di depan kita," kata Toby Rush selaku co-founder dan kepala eksekutif Redeem.

Fitur yang disediakan Redeem memungkinkan pengguna untuk mengakses dunia Web3 dalam hitungan detik tanpa pengetahuan crypto blockchain sebelumnya, klaimnya.

Dengan menambahkan kode QR serta menggunakan ponsel dan pesan teks, pengguna tidak perlu lagi khawatir harus mengetikkan deretan angka yang panjang untuk mengirim dan menerima NFT mereka.

"Redeem akan mempermudah bisnis yang ingin menggunakan NFT untuk mewakili tiket virtual, poin loyalitas, atau kosmetik dalam game seperti kemeja, perhiasan, dan avatar," pungkas sang pendiri startup Redeem.

Berita Terkait
TERKINI
Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...
internet | 20:46 WIB
Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....
internet | 17:48 WIB
Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...
internet | 18:15 WIB
Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...
internet | 17:14 WIB
Pinhome mengumumkan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pengadaan proteksi keselamatan kerja bagi seluruh Rekan...
internet | 09:56 WIB
Didukung Kominfo dan universitas-universitas setempat, kampanye ini bertujuan mengeksplorasi lanskap AI dan mendiskusika...
internet | 11:44 WIB
Di 14 kota, ribuan driver Grab bersama keluarga nonton bareng film Srimulat: Hidup Memang Komedi...
internet | 08:56 WIB
Mengakses konten Premier League melalui situs web atau perangkat streaming tidak resmi akan membuat diri mereka rentan t...
internet | 08:46 WIB
Dell Technologies menyoroti tren-tren baru yang akan membentuk industri teknologi pada tahun 2024 dan di masa depan....
internet | 12:06 WIB
Meningkatkan sistem keamanan menjadi langkah yang baik, tetapi upaya tersebut hanya menjangkau permukaan penyalahgunaan ...
internet | 07:24 WIB
Di tengah tingginya frekuensi insiden keamanan siber di Indonesia, hanya 53 persen yang siap untuk mencegah insiden ters...
internet | 07:25 WIB
Berikut adalah beberapa kata kunci yang perlu kita pahami, agar kita dapat lebih mengenali istilah AI....
internet | 09:45 WIB
Nokia Bell Labs mendemonstrasikan teknologi proof-of-concept ini untuk pertama kalinya....
internet | 08:53 WIB
Pasar generatif AI dan cloud di Indonesia diprediksi terus tumbuh....
internet | 14:44 WIB
Studi global terbaru dari Dell Technologiesmengungkap pentingnya inovasi bagi perusahaan....
internet | 15:57 WIB
Sepeda motor dengan Karburator masih diburu, terutama untuk modifikasi....
internet | 22:01 WIB
Gojek meluncurkan jaket dengan desain baru bagi mitra driver tepat di Hari Pahlawan, 10 November 2023....
internet | 22:43 WIB
Indonesia Privacy and Security Summit 2023 ini,Grab Indonesia menghadirkanpelaku industri dan lembaga pemerintahan yang ...
internet | 08:39 WIB
Tampilkan lebih banyak