Gadget

Sedang Setting Ulang, Samsung Galaxy S6 Terbakar Lukai Tangan Pengguna

Kejadian Samsung Galaxy S6 ini menambah daftar panjang smartphone yang membahayakan penggunanya.

Agung Pratnyawan

Samsung Galaxy S6. (Samsung)
Samsung Galaxy S6. (Samsung)

Hitekno.com - Smartphone tiba-tiba terbakar kembali terjadi. Kali ini menimpa pada smartphone Samsung Galaxy S6 milik mantan prajurit yang bertugas di Afghanistan.

Dr Jacob Cohen (40) dari Thorntree mengaku kalau smartphone Samsung Galaxy S6 miliknya terbakar hingga melukai telapak tangannya.

Ia mengatakan bagian belakang smartphone Samsung Galaxy S6 miliknya 'terbang dan terbakar' ketika ia mencoba mengatur ulang perangkat secara manual.

Ayah dan mantan prajurit itu membagikan foto-foto tangannya yang terbakar setelah kejadian itu.

Dia mengatakan kepada surat kabar setempat bahwa smartphone Samsung Galaxy S6 miliknya mulai bersinar dan ada api keluar dari belakang.

Samsung Galaxy S6. (Samsung)
Samsung Galaxy S6. (Samsung)

 

''Saya tidak percaya ... untungnya tidak ada kerusakan pada rumah kami,'' ujarnya.

Dr Cohen, yang bertugas di Angkatan Darat Inggris dan harus diamputasi setelah terkena ledakan di Afghanistan, mengungkapkan bahwa ia membeli Samsung Galaxy S6 dari eBay sebelum Natal lalu.

Sebenarnya, ini bukan hal baru buat Samsung dengan kasus ponsel meledak atau terbakar, seperti pada Samsung Galaxy S6 kali ini.

Raksasa elektronik Korea Selatan itu sempat harus menarik kembali salah satu flagships pada 2016, Galaxy Note 7. Langkah ini diambil setelah kesalahan baterai menyebabkannya terbakar.

Samsung Galaxy S6 sendiri diluncurkan pada 2015 yang merupakan salah satu flagship pabrikan asal Negeri Kpop itu. Samsung menggunakan kamera utama 16 MP dan dibekali layar 5,1 inci dengan resolusi 2.560 x 1.600 piksel (577 ppi).

Untuk diketahui, Galaxy S6 adalah ponsel pertama Samsung yang menggunakan prosesor Exynos 7429, chip bikinan Samsung sendiri. Selain itu mesin Samsung juga menggunakan RAM 3G.

Dengan terbakarnya Samsung Galaxy S6 ini, menambah daftar panjang smartphone yang membahayakan pemiliknya. (Suara.com/Dythia Novianty)

Berita Terkait