Internet

Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia Meninggal, Netizen Berduka di Twitter

Ribuan netizen mencuitkan kalimat duka cita setelah mengetahui kabar Jakob Oetama meninggal.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Jakob Oetama. (Arsip Kompas Gramedia)
Jakob Oetama. (Arsip Kompas Gramedia)

Hitekno.com - Pendiri surat kabar harian Kompas sekaligus PT Kompas Media, Jakob Oetama, meninggal dunia, Rabu (9/9/2020), dalam usia 88 tahun. Kabar Jakob Oetama meninggal langsung mengundang ucapan duka dari netizen di Twitter.

Kabar duka tersebut disiarkan oleh stasiun televisi swasta nasional Kompas TV, Rabu siang.

Melansir Kompas TV, Jakob Oetama meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta.

Jenazah Jakob Oetama akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta Barat. Untuk diketahui, Jakob Oetama adalah lelaki kelahiran, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931.

Dikutip dari Suara.com, sebelum menjadi wartawan, Jakob mengajar di SMP Mardi Yuwana Cipanas, Sekolah Guru Bagian B (SGB) Lenteng Agung Jagakarsa, dan SMP Van Lith Jakarta. Minatnya menulis tumbuh berkat belajar Ilmu Sejarah.

Kabar meninggalnya Jakob Oetama, pendiri Kompas, banjir ucapan duka dari netizen. (Twitter)
Kabar meninggalnya Jakob Oetama, pendiri Kompas, banjir ucapan duka dari netizen. (Twitter)

 

Pada tahun 1963, Jakob bersama rekannya, almarhum Petrus Kanisius Ojong atau yang dikenal sebagai P.K Ojong menerbitkan majalah Intisari. Majalah ini kemudian menjadi cikal bakal terbitnya Kompas Gramedia.

Jakob memiliki sebuah prinsip tersendiri untuk urusan media dan kewartawanan. Baginya, "Wartawan adalah profesi, tetapi Pengusaha karena Keberuntungan". Begitu pernyataan almarhum yang dikutip dari siaran pers Kompas Gramedia.

Pantauan dari situs Trends24.in, kata Jakob Oetama langsung menempati posisi dua trending topik Twitter regional Indonesia mulai pukul 14.00 WIB.

Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama. [PRC Gramedia]
Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama. [PRC Gramedia]

 

Jakob Oetama dan Pak JO langsung menempati lima besar trending topik setelah dicuitkan ribuan netizen.

Banyak netizen dan tokoh publik yang merasa kehilangan atas meninggalnya wartawan senior, tokoh pers, sekaligus pendiri Kompas Gramedia tersebut.

"Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Dr Jakob Oetama, wartawan senior sekaligus salah satu pendiri @kompascom. Semoga segala amal kebaikan beliau diterima di sisi Tuhan," tulis @mazzini_gsp.

"Sedang berada di Palmerah Selatan, di Kantor Kompas. Dan mendapat kabar wafatnya Pak Jakob Oetama. Selamat jalan, Pak. Banyak hal yang tidak akan bisa kulupakan tentang kebaikanmu, tentang jasamu," kata @maman1965.

Netizen ucapkan duka cita atas kabar meninggalnya Jakob Oetama. (Twitter/ rrohrohmana)
Netizen ucapkan duka cita atas kabar meninggalnya Jakob Oetama. (Twitter/ rrohrohmana)

 

"Pak Jakob Oetama. Sugeng tindak. Mugi pinanggihan ing dinten mangke #UtangRasa," cuit @sudjiwotedjo.

"RIP Pak Jakob Oetama. Terima kasih atas segala inspirasi dan prinsip hidup yang telah ditularkan kepada semua karyawan Kompas Gramedia. Semoga kami bisa meneruskan warisan hebat yang telah Pak JO berikan kepada kami semua," komentar @firzieidris.

Hingga artikel berita ini ditulis, masih banyak netizen yang menyampaikan duka cita setelah menerima kabar bahwa Jakob Oetama meninggal dunia.

Berita Terkait