Aplikasi Pelacak Virus Corona Makin Laris Diunduh Pengguna

Aplikasi untuk melacak keberadaan Covid-19 itu makin populer karena diunduh oleh banyak orang.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Selasa, 03 Maret 2020 | 07:39 WIB
Ilustrasi virus corona. (Pixabay)

Ilustrasi virus corona. (Pixabay)

Hitekno.com - Virus corona yang makin mewabah di berbagai belahan dunia, aplikasi untuk melacak keberadaan Covid-19 ini kian diminati karena diunduh oleh banyak orang. 

Sebagai contoh, aplikasi pelacak Virus Corona, Corona 100m, menduduki peringkat keenam dari 15 unduhan teratas di Google Play Store Korea Selatan. Padahal, aplikasi tersebut baru dibuat pada awal Februari 2020.

Sebagaimana dilansir laman CNN, Selasa (3/3/2020), Bae Won-Seok selaku pengembang aplikasi tersebut mengklaim bahwa unduhan Corona 100m mencapai 20 ribu setiap jamnya.

Pihak perusahaan menyebut, lonjakan jumlah pengunduh aplikasi tersebut dipicu oleh meningkatnya jumlah kasus Virus Corona di Negeri Ginseng tersebut.

Melalui Corona 100m, Bae Won-Seok berharap agar aplikasi tersebut mampu mencegah penyebaran pasien Covid-19 dan memberikan saran kepada pengguna aplikasi untuk menghindari tempat-tempat yang terdampak Virus Corona.

Sekilas tentang Corona 100m, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melihat pasien yang terinfeksi virus, mulai dari tanggal, kewarganegaraan, jenis kelamin, usia, dan tempat pasien berkunjung.

Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Pengguna juga bisa melihat seberapa dekat mereka dengan pasien Covid-19. Aplikasi ini telah diinstal lebih dari 1 juta kali sejak diluncurkan 11 Februari, menurut catatan Google Play Store.

Terlepas dari aplikasi tersebut, hingga saat ini, sudah ada 89.064 orang yang dinyatakan terserang Virus Corona di seluruh dunia. Sudah lebih dari 60 negara yang terinfeksi virus asal Wuhan ini.

Sementara itu, di Korea Selatan terdapat 4.212 orang yang terinfeksi dan 17 orang meninggal. Angka ini menjadi yang terbesar di luar China. Sedangkan di Indonesia sendiri, Presiden Joko Widodo mengonfirmasi bahwa sudah ada dua WNI yang terkena Virus Corona berbahaya itu.(Suara.com/Tivan Rahmat)

Baca Juga: Fakta Mengerikan di Balik Salju Darah Antarktika, Harus Tahu!

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB

Pengguna dapat mengoptimalkan perangkat Xiaomi agar memperoleh skor benchmark maksimal....

gadget | 11:46 WIB

Program Beta HyperOS 3 Xiaomi memungkinkan pengguna mendapatkan akses awal ke fitur terbaru sambil memberikan umpan bali...

gadget | 14:08 WIB

Generasi terbaru dari seri kamera Fujifilm X-T30 III, apa yang ditawarkan?...

gadget | 12:10 WIB

HP lipat menawarkan kombinasi unik antara desain ringkas dan fungsi layar besar, serta fitur-fitur fleksibel yang tidak ...

gadget | 08:35 WIB