Sains

Robot Canggih, Terbang dengan Air dan Padamkan Api

Banyak pemadam kebakaran yang kesulitan jika menjangkau titik api yang berada di tempat yang tinggi atau tersembunyi di balik penghalang. Dengan robot ini, di masa depan nanti masalah tersebut dapat terpecahkan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

sumber: youtube.com/ Kazumichi Moriyama
sumber: youtube.com/ Kazumichi Moriyama

Hitekno.com - Tantangan terbesar ketika terjadi kebakaran adalah pemadaman api yang terletak di tempat yang tinggi dan sulit terjangkau.

Api mungkin tersembunyi di balik penghalang atau di atas gedung bertingkat. Ketika hal tersebut terjadi mungkin kita memerlukan alat pemadam kebakaran dengan jangkauan yang jauh dan memiliki fleksibilitas.

Beberapa peneliti mulai mengembangkan sebuah prototipe robot pemadam yang mampu memecahkan masalah di atas.

Dilansir dari The Verge, para peneliti dari Universitas Tohoku Jepang dan Institut Teknologi Hachinohe bekerjasama membuat robot yang diberi nama Dragon Fire Fighter.

sumber: istock

sumber: istock

Seperti yang terlihat pada video, robot tersebut terbang dengan menyeimbangkan diri melalui semprotan air yang berfungsi sebagai jet pendorong. Tekanan air cukup kuat untuk mengangkat alat tersebut dari tanah.

Sensor pendeteksi api bekerja dan mencari dari mana api berasal. Petugas pemadam kebakaran manusia yang stanby di stasiun sumber air dapat melakukan manuver selang dengan menambah tekanan air.

The Dragon Fire Fighter telah dipublikasikan di The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan telah dipamerkan pada kontes robotik internasional yang ada di Brisbane Australia bulan lalu.

Dilihat dari alat tersebut, mungkin ada sedikit pekerjaan tambahan yang perlu dilakukan sebelum dipraktekan di situasi kebakaran yang nyata.

Tingkat keborosan air dan kerusakan rumput yang ada di bawah mungkin harus dipertimbangkan dan diperbaiki ke depannya.

Para peneliti mengakui bahwa algoritma kontrol mereka saat ini "tidak canggih". Mereka harus menempatkan beberapa pekerjaan untuk membuat alat tersebut lebih stabil, lebih dapat dikontrol, dan mampu menangani lebih banyak modul.

Terlepas dari kekurangan alat mereka, namun penemuan ini patut diapresiasi karena bisa berguna di masa depan.

sumber: youtube.com/Kazumichi Moriyama

 

Hitekno.com/ Rezza Dwi Rachmanta

Berita Terkait